Koarmada I KRI Teuku Umar-385 Tangkap Kapal Asing Taiwan di Aceh

Jakarta, IDM - TNI AL melalui unsur BKO Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmarda I KRI Teuku Umar-385 menangkap Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Taiwan MV. JOHO di Perairan Lhokseumawe, Aceh, Minggu (19/6).
Komandan Guspurla Koarmada I Laksamana Pertama TNI H Krisno Utomo menjelaskan, pada tahap pemeriksaan, kapal tersebut tidak mengibarkan bendera kebangsaan saat melewati teritorial Indonesia, pun tidak menyimpan alat penangkap ikan di palka (ruang kapal).
"KIA Taiwan dikawal dan dibawa KRI Teuku Umar-385 menuju Pangkalan TNI AL (Lanal) Lhoksumawe untuk proses hukum lebih lanjut," kata Krisno dikutip dari keterangan _Dispen Koarmada I, Selasa (21/6).

Terpisah, Panglima Koarmada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah mengatakan, penangkapan KIA Taiwan ialah salah satu bentuk kehadiran TNI AL melakukan patroli untuk mencegah segala pelanggaran, sesuai komitmen Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.
Dia juga mengatakan, komitmen TNI AL sangat jelas dan tegas, yakni tidak adanya kompromi dengan segala upaya yang mengancam kedaulatan termasuk tindak pidana dan pelanggaran di laut.
"Dalam melaksanakan tugas penegakan kedaulatan dan hukum serta menjaga keamanan dan keselamatan di laut, TNI AL senantiasa melakukan secara profesional dan proporsional," ujar Arsyad. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































