Kizi TNI Ciptakan Kontruksi Sistem Pertahanan Kamp dan Jadi Percontohan di Afrika

Jakarta, IDM - Membanggakan, kata ini tepat diucapkan untuk Kontingen Kompi Zeni (Kizi) TNI yang bertugas di Afrika. Mereka berhasil menciptakan produk kontruksi sistem pertahanan kamp dan dijadikan percontohan untuk negara lain.
Hal ini terungkap saat Deputy Chief of Staff Operation and Support (DCOS Ops Sp) MONUSCO, Colonel Ashraf Islam dan Chief Force Engineers MONUSCO Lieutnant Colonel Zhang Shiyue mengunjungi Satgas Kizi TNI Konga XX-S di Kamp Bumi Nusantara, Mavivi, Republik Demokratik Kongo, Senin (6/3).
"Kizi TNI telah bekerja luar biasa untuk MONUSCO, berinovasi dengan segala keterbatasan dan bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari target waktu yang diberikan. Inovasi ini patut dicontoh oleh kontingen lainnya", kata Zhang.
Baca Juga: Pererat Persahabatan, Para Perwira Muda AL ASEAN Kunjungi Bhumi Marinir Karangpilang
Pimpinan MONUSCO melaksanakan inspeksi kerja untuk memastikan pembangunan yang dilakukan oleh Indonesian Engineering Company (IEC) terlaksana dengan baik, sehingga dapat berperan secara efektif untuk mencapai mandat MONUSCO. Rombongan langsung terjun ke lapangan dengan memeriksa proses pekerjaan yang sedang dilakukan prajurit Kizi TNI yaitu pekerjaan road rehabilitation, embankment for perimeter improvement dan chainlink for perimeter improvement. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































