Kisah Kopral Muslim, Prajurit TNI AD yang Dapat Rumah karena Cacat saat Bertugas

Jakarta, IDM – Kisah ini datang dari Muslim, seorang prajurit TNI AD berpangkat Kopral Kepala (Kopka). Ia kini tersenyum bahagia karena mendapatkan bantuan rumah langsung dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Dilansir dari keterangan Penkodam IX/Udayana, Rabu (20/5), pemberian rumah ini adalah wujud nyata kepedulian TNI AD untuk kesejahteraan prajurit.
Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI AU Digembleng melalui Pendidikan Komando Angkatan ke-50
"Bantuan tersebut menjadi simbol perhatian TNI AD kepada prajurit yang telah berkorban demi menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. Rumah yang diberikan diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan Kopka Muslim dan keluarganya, sekaligus memberikan semangat baru dalam menjalani kehidupan," tulis keterangan Penkodam IX/Udayana.
Kopka Muslim menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian KASAD Maruli. Menurutnya, bantuan rumah ini sangat berarti bagi dirinya dan keluarga serta menjadi bukti bahwa TNI AD selalu hadir untuk memperhatikan prajurit yang telah mengabdi dengan penuh dedikasi.
Baca Juga: Kenalan dengan Chester, Satwa K-9 yang Bantu Jaga Perdamaian Dunia
Untuk diketahui Februari 2026 lalu, TNI AD menyerahkan bantuan rumah non dinas tahap II kepada 106 ahli waris prajurit gugur serta prajurit penyandang cacat tingkat II dan III Golongan C akibat tugas operasi maupun latihan.
Program bantuan rumah ini merupakan kerja sama TNI AD dengan Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP), diperuntukkan bagi keluarga prajurit gugur dan prajurit cacat terhitung sejak tahun 2000 hingga 2025. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































