HANKAM

Kisah Inspiratif, Serka Hidayat Budidayakan Tales Beneng dan Diekspor ke Luar Negeri

Babinsa
Babinsa Inspiratif Ketahanan Pangan yang dilakukan Serka Hidayat Babinsa Koramil 23 Kodim 0701 di desa Panembangan kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. (Foto: Penerangan Kodam IV/Diponegoro)

Jakarta, IDM - Kisah inspiratif datang dari prajurit Kodam IV/Diponegoro Serka Hidayat yang adalah Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 23 Kodim 0701 di desa Panembangan kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas Jawa Tengah.

Hidayat berhasil membudidayakan Tales Beneng dan hasilnya diekspor ke luar negeri.

Baca Juga: Terima Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Prabowo Dukung Peningkatan Kerja Sama Militer bagi Stabilitas Kawasan

Dilansir keterangan resminya Penerangan IV/Diponegoro, Selasa, (7/3) Hidayat mengatakan budidaya Tales Beneng pada awalnya berdasarkan permintaan pasar untuk kebutuhan eksport dengan kerja sama dengan eksportir.

"Pada awalnya masyarakat tidak begitu tertarik, namun setelah saya secara telaten dimulai dari menanam 1005 batang menggunakan biaya sendiri dan terbukti laku akhirnya beberapa masyarakat sekitar tertarik, bahkan lain desa ikut budidaya," kata Hidayat.

Ia mengatakan Budidaya tales beneng ini tentunya menyerap tenaga kerja disaat kondisi pendemi Covid 19, karena keterbatasan waktu tugas sebagai babinsa.

"Di samping ada tambahan pendapatan ekonomi tentunya pemanfaatan pekarangan makin optimal juga perawatan tidak begitu sulit. Seiring berjalannya waktu tales beneng tidak hanya dimanfaatkan daunnya saja untuk tembakau tetapi juga batang talesnya buat pakan ternak setelah melalui proses," kata Hidayat.

Baca Juga: HUT Kostrad ke-62, Panglima Kostrad: Refleksikan Niat untuk Lebih Semangat dan Kerja Keras

Talesnya sendiri dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pangan dapat diolah seperti pada saat acara ini disajikan dengan cimplung (dimasak di air nira) yang empuk, manis rasanya beda. Olahan tales beneng tentunya bisa dengan berbagai cara yang ke depan akan menjadi salah satu sumber ketahanan pangan kita.

"Saya ingat pesan bapak KSAD, prajurit guna lahan semaksimal mungkin yang ada di wilayahnya dalam rangka ketahanan pangan. Jangan pernah malu gunakan sisa waktu yang ada, demi kemajuan dan kesejahteraan keluarga," kata Hidayat. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.