HANKAM

Kisah Emanuel Selviano Anak Penjual Cilok yang Dilantik Jadi Letnan Dua

Emanuel Selviano dan sang Ayah.
Emanuel Selviano dan sang Ayah. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - "Kejarlah terus mimpi kalian, karena hidupmu ada di tangan kalian sendiri," beginilah pesan Emanuel Selviano anak dari seorang pedagang cilok keliling yang dilantik menjadi Letnan Dua (Letda) Cpl oleh KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurrachman beberapa waktu lalu.

Selviano tentu merasa bangga usahanya untuk menjadi seorang prajurit TNI AD akhirnya terkabul. Melalui akun Youtube resminya TNI AD, Selviano bercerita awalnya sempat tidak disetujui orang tua untuk menjadi tentara. Ayah Selviano, Nicholas Nangga Wain merasa kurang mampu dan berharap anaknya jangan bercita-cita terlalu tinggi.

Walaupun ditentang, tekat Selviano tetap bulat ia ingin mencoba kemampuannya lewat seleksi penerimaan Taruna baru.

Baca Juga: Pangdam Kasuari Lantik 200 Personel Komcad dari Papua Barat

"Tidak apa-apa pak, Ivan ingin tahu sejauh mana kemampuan rakyat kecil seperti Ivan untuk bersaing masuk Tentara," jawab Ivan.

Setelah lulus dari SMAN 3 Balikpapan, Emanuel langsung mendaftarkan diri dan tak menyangka dapat masuk menjadi Taruna Akmil 2019.

"Awalnya sih saya tidak ada kepikiran menjadi Taruna sama sekali, awalnya saya hanya kepingin jadi Sersan atau Bintara," kata Selviano.

Ia juga mengaku semua kekuatannya hanya pada kedua orangtuanya untuk dapat membanggakan mereka.

Baca Juga: Latma Talisman Sabre: Prajurit Yonif Raider 501/BY Berhasil Join Land Combat Operation dalam Cuaca Ekstrim

"Satu yang saya pegang prinsip saya adalah ingat dengan orang tua saya, mereka sudah bekerja keras dari nol sampai saat ini masih berjualan untuk saya," kata Selviano.

Di samping Ayahnya saat pelantikan, Selviano mengucapkan banyak terima kasih atas perjuangan Ayahnya mendidik dia sejak kecil.

"Bapak, saya ucapan terima kasih telah mendidik saya dari kecil sampai sekarang terus mendukung hingga saya jadi Letnan Dua," kata Selviano disambut ciuman sang Ayah. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.