Keteladanan Jenderal Try Sutrisno Jadi Panutan di TNI AD

Jakarta, IDM – Keluarga besar TNI Angkatan Darat menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, yang tutup usia pada Senin (2/3), pukul 06.58 WIB di RSPAD Gatot Soebroto.
Try adalah satu putra terbaik bangsa sekaligus prajurit terbaik TNI AD.
Baca Juga: Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Berpulang, Pemerintah: Putra Terbaik Bangsa Telah Pergi
"Kepergian almarhum menjadi kehilangan mendalam bagi TNI AD, mengingat beliau adalah tokoh prajurit senior yang dihormati dan merupakan bagian dari keluarga besar TNI, khususnya Angkatan Darat. Sepanjang hidupnya, beliau mendedikasikan dirinya untuk kepentingan bangsa dan negara melalui pengabdian panjang, baik di dunia militer maupun pemerintahan," tulis keterangan Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad), Senin (2/3).
Try adalah lulusan Akademi Teknik Angkatan Darat tahun 1959 yang menapaki karier militer dari berbagai penugasan operasional hingga jabatan strategis. Dalam perjalanan pengabdiannya, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat pada periode 1986–1988. Di bawah kepemimpinannya, Angkatan Darat terus memperkuat profesionalisme, disiplin, serta soliditas satuannya, guna menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selanjutnya, Try mengemban amanah sebagai Panglima ABRI periode 1988–1993, sebelum akhirnya diberikan kepercayaan oleh Bangsa Indonesia sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 di periode 1993–1998. Dalam kiprahnya di militer dan pemerintahan tersebut, beliau secara konsisten menunjukkan komitmen dan loyalitas tinggi terhadap negara, serta konsistensi dalam menjaga persatuan dan kepentingan nasional.
Baca Juga: Wakil KSAD Beri Pesan untuk Danbrigif TP dan Yon Teritorial Pembangunan
"Bagi prajurit TNI AD, almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, sederhana, dan berintegritas. Keteladanan, semangat pengabdian, serta dedikasi beliau akan senantiasa menjadi bagian dari nilai-nilai yang hidup dalam jiwa korsa Angkatan Darat," tulis Dispenad.
TNI Angkatan Darat mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta keikhlasan. Kepergian Try meninggalkan jejak pengabdian yang akan selalu dikenang dalam sejarah TNI dan perjalanan bangsa Indonesia. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































