Kesiapan Tempur TNI Diuji di Batujajar, Panglima TNI Lakukan Finalisasi

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meninjau pelaksanaan geladi upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lanud Suparlan, Batujajar, Jawa Barat, Selasa (5/8).
Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari rangkaian finalisasi persiapan kegiatan yang akan melibatkan pasukan dalam jumlah besar serta berbagai atraksi militer pada 10 Agustus mendatang.
Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting untuk menunjukkan kesiapan operasional TNI.
Baca Juga: Sosok Komjen Fadil Imran yang Ditunjuk Jadi Asisten Utama Kapolri
Dalam arahannya, Agus mengapresiasi semangat para prajurit yang terlibat dan menekankan pentingnya penampilan terbaik.
“Saya lihat secara umum sudah bagus. Tampilkan yang terbaik di depan Presiden dan para menteri,” kata Agus.
Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer ini juga akan menjadi momen bersejarah dengan diresmikan, dilantik dan dikukuhkannya Pangkopassus, Pangkormar, Pangkorpasgat, Kodam baru, Kodaeral, Pangkodau, Pangkoopsau, Grup Kopassus, Brigade Teritorial Pembangunan, Batalyon Teritorial Pembangunan, Batalyon Infanteri Marinir dan Batalyon Komando Kopasgat
Upacara gelar pasukan akan menghadirkan sinergi kekuatan tiga matra TNI darat, laut, dan udara dengan menampilkan kemampuan terbaik mereka.
Baca Juga: TNI AU Kerahkan Kontingen HUT ke-80 RI, KSAU Tegaskan Komitmen untuk Agenda Bangsa
Seluruh rangkaian atraksi disiapkan secara matang untuk menggambarkan profesionalisme dan kesiapsiagaan TNI dalam menjalankan tugas strategis di berbagai medan operasi.
Acara ini juga menyuguhkan berbagai atraksi spektakuler, antara lain fly pass pesawat tempur, serbuan regu komando, terjun operasi khusus, tembak berhadapan, serbuan gedung, terjun satwa, hingga operasi darat gabungan, yang mencerminkan kekuatan dan kesiapan tempur TNI.
Melalui gelar pasukan ini, TNI tidak hanya menunjukkan kesiapan operasional dan profesionalisme prajurit, tetapi juga menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan serta kehormatan bangsa. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































