Kerjunas Tenis Kasau Cup 2026 Ditutup, KSAU Harap Turnamen Terus Berkembang dan Kompetitif

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono berharap agar "Kejuaraan Nasional Tenis Kasau Cup Open 2026" dapat terus berkembang menjadi turnamen yang semakin kompetitif, profesional, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembinaan atlet tenis Indonesia.
Harapan tersebut disampaikan KSAU dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kapuskesau Marsda TNI M. Roikhan Harowi pada acara penutupan kejuaraan tenis tersebut di Lapangan Tenis Jatayu Denmabesau, Cilangkap, Jakarta, Minggu (15/2).
Menurut KSAU, pertandingan yang tersaji dalam kejuaraan ini tidak hanya menampilkan teknik dan kekuatan, tetapi juga keteguhan hati, sportivitas, serta karakter juara.
Baca Juga: Ini Fasilitas Kolam Renang Terbesar Maluku Utara yang Diresmikan di Lanal Ternate
“Prestasi tidak lahir dalam semalam, melainkan tumbuh melalui proses panjang yang ditempa oleh latihan konsisten, disiplin, serta keberanian dalam menghadapi tantangan," tutur Tonny.
Sementara itu, Wamenhan RI Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, selaku Pembina Pengurus Pusat Persatuan Lawn Tennis Indonesia (PP Pelti), menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Udara atas penyelenggaraan turnamen ini dengan baik.
“Ke depan, saya berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam memfasilitasi dan menyiapkan atlet-atlet nasional melalui turnamen-turnamen seperti ini,” ujar Donny.
Baca Juga: Pulang dari Papua, Satgas Rajawali III Dianugerahi Penghargaan Kartika Award
Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya yang dikutip Selasa (17/2), menjelaskan, kejuaraan ini diikuti 335 atlet dari dalam dan luar negeri.

Sejumlah atlet mancanegara yang berpartisipasi berasal dari Jepang, Prancis, Italia, Hungaria, Rusia, dan Belanda. Kehadiran atlet asing menambah kualitas pertandingan dan memberi pengalaman bertanding yang beragam bagi para peserta.
Turnamen ini digelar dengan mengacu pada standar Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) dan International Tennis Federation (ITF).
Baca Juga: TNI AD Mulai Tindak Prajurit yang Langgar Aturan
Adapun para pemenang kejuaraan, pada kategori tunggal putri gelar juara diraih Arina Varaksina, sementara nomor tunggal putra dimenangkan oleh Tegar Abdi Satrio Wibowo.
Pada nomor ganda putri, pasangan Mischka Sinclaire Goenadi dan Anjali Kirana Junarto tampil sebagai juara, sedangkan ganda putra dimenangi oleh Ari Fahresi dan Azmi Januarsah.
Sementara itu, pada kategori veteran, pasangan Andrey Styawanto dan Kurnia Suranto keluar sebagai juara ganda putra 85. Gelar juara ganda putra 125 diraih Didiek Eddy dan Noor Iman, sedangkan nomor ganda putri 85 dimenangkan oleh Lusiana Nur Arianti bersama Ida Wresthi. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































