Kerja Sama Pertahanan dalam Pertemuan 2+2 RI-Turkiye, Pengembangan Jet Tempur hingga Pasukan Perdamaian

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin memaparkan poin-poin kerja sama pertahanan selepas pertemuan pertemuan perdana Menteri Luar Negeri-Menteri Pertahanan (2+2) Indonesia-Turkiye di Ankara, Jumat (9/1).
Pertemuan 2+2 ini merupakan amanat langsung presiden kedua negara yang disepakati dalam pertemuan perdana Indonesia–Turkiye High-Level Strategic Cooperation Council (HLSC) pada Februari 2025.
Di bidang pertahanan, Indonesia dan Turkiye akan mengimplementasikan program pendidikan dan latihan dalam rangka mengembangkan profesionalisme dan kesiapan militer.
Baca Juga: Kenaikan Dua Pangkat Lifter Rizki Juniansyah Pertama Kali Terjadi di TNI, Begini Aturannya
“Kami segera membuat kelompok kerja, baik di Indonesia maupun Turkiye, untuk mengimplementasikan program kami,” kata Menhan Sjafrie.

Indonesia dan Turkiye juga akan bekerja sama dalam pengembangan industri pertahanan dalam negeri kedua negara, khususnya teknologi jet tempur.
“Kami akan melakukannya secepat mungkin agar kemampuan pertahanan kami dapat dikembangkan lewat kerja sama pertahanan dengan Turkiye,” ujar Sjafrie.
Baca Juga: 2 Putra Papua Ukir Prestasi jadi Lulusan Terbaik Secapa PK TNI AD
Poin kerja sama terakhir, Indonesia dan Turkiye akan memperkuat pendirian pasukan perdamaian di Jalur Gaza, Palestina.
“Mendukung saudara kita di Palestina dalam rangka perdamaian dan stabilitas regional dan global,” kata Menhan RI. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































