Kerja Sama Indonesia-Qatar Makin Erat, Perusahaan Indhan RI dan Barzan Holdings Bentuk “Joint Venture”

Jakarta, IDM – Industri pertahanan dalam negeri, Republikorp, dan perusahaan senjata Qatar, Bazar Holdings, membentuk joint venture atau usaha patungan untuk pengembangan transfer teknologi.
Kerja sama itu dibahas dalam kunjungan Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar H.E. Sheikh Saoud bin Abdurrahman bin Hassan bin Ali Al Thani ke Indonesia pada 1-2 Juni 2026. Sheikh Saoud menemui Presiden RI Prabowo Subianto pada Senin (1/6) dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin pada Selasa (2/6).
Baca Juga: Ribuan Pengunjung Terpukau Aksi JAT pada HUT ke-65 RBAF di Brunei Darussalam
Kerja sama Republikorp dan Barzan Holdings diresmikan pada ajang Doha International Maritime Defence Exhibition & Conference (DIMDEX) 2026 pada Januari lalu.
“Kolaborasi tersebut kini telah membentuk Republik Barzan Indonesia, sebuah joint venture yang berfokus pada pengembangan kapabilitas industri pertahanan, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas produksi di sektor sektor strategis,” tulis siaran pers Republikorp, dikutip Rabu (3/6).
Kunjungan Sheikh Saoud mencerminkan eratnya hubungan Indonesia dan Qatar dalam pengembangan industri pertahanan, yang telah mencatat kemajuan melalui berbagai inisiatif kolaboratif, termasuk dialog kebijakan pertahanan, kerja sama militer, pendidikan dan pelatihan, serta kolaborasi teknologi.
Baca Juga: Denmatra 3 Pasgat Kerahkan Personel Bantu Evakuasi Korban Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak
Selain itu, Indonesia dan Qatar juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) atau statement of intent menuju defence cooperation agreement (DCA).
Dalam rencana kerja sama pertahanan, terdapat pengembangan industri pertahanan dalam negeri yang berkaitan dengan produksi alat utama sistem persenjataan (alutsista) matra darat dan laut.
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































