HANKAM

Kerja Sama dengan Petugas Bandara, Satgas Pasgat Pamtas Gagalkan Penyelundupan Ganja di Sentani

Barang bukti ganja
Barang bukti ganja yang diselundupkan melalui Bandara Sentani. (Foto: Dok. Kogabwilhan III)

Jakarta, IDM – Satuan Tugas Pasukan Gerak Cepat Pengamanan Perbatasan (Satgas Pasgat Pamtas) RI-PNG bekerja sama dengan petugas bandar udara berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ganja melalui jalur udara di Bandara Sentani, Jayapura, Papua, Sabtu (11/7) sekitar pukul 07.08 WIT.

Penggagalan penyelundupan bermula saat pemeriksaan rutin pada mesin X-Ray IAS Cargo Bandara Sentani. Petugas mencurigai sebuah paket kardus yang terbungkus rapi.

Setelah dibongkar, petugas menemukan 50 paket ganja kering kualitas super seberat 670 gram.

Baca Juga: KSAU Tinjau Latihan “Brahmastra Perkasa”, Perkuat Kesiapan Operasi Udara

“Guna mengelabui petugas, barang haram tersebut sengaja disembunyikan di dalam lipatan beberapa helai pakaian,” kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto dalam keterangan pers.

Berdasarkan data manifes pengiriman Lion Parcel dengan nomor resi 11LP178365133204, paket tersebut dikirim oleh terduga pelaku berinisial AS yang beralamat di Jalan Pasar Lama Abepura, Jayapura.

Paket tersebut sedianya akan diterbangkan menggunakan pesawat dengan nomor penerbangan Flight JT 789-JT 941 menuju Sorong, dengan penerima berinisial RH yang beralamat di belakang Kompleks RRI Sorong, Papua Barat Daya.

Baca Juga: Redam Tensi Cina-AS di LCS, TNI AL Sodorkan Konsep ‘Hybrid Maritime Security’

Setelah penemuan tersebut, Komandan Pos Jayapura Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan GM Cargo IAS dan KP3 Bandara Sentani guna mengamankan barang bukti dan memproses hukum jaringan tersebut.

“Prajurit TNI di perbatasan tidak hanya menjaga patok negara, tetapi juga melindungi generasi bangsa dari racun narkoba. Kami tidak akan memberi ruang bagi pihak mana pun yang ingin merusak kedamaian Bumi Cenderawasih,” tutur Pangkogabwilhan III.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.