Keris Woomera 2026: Australia Gelar Latgab Luar Negeri Terbesar dengan TNI, Indonesia Disebut Mitra Penting dan Langgeng

Jakarta, IDM – TNI dan Angkatan Bersenjata Australia (ADF) resmi memulai Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026. Latihan dibuka oleh Komandan Pusat Latihan (Danpuslat) Kodiklat TNI Marsekal Pertama Ramot Christian Parlindungan Sinaga bersama Atase Pertahanan Australia untuk Indonesia Brigadier General Micah Batt di geladak HMAS Choules, Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (12/10).
Digelar hingga 20 Oktober mendatang, Latgabma Keris Woomera 2026 melibatkan 2.235 personel dari kedua negara (1.000 personel ADF dan 1.174 personel TNI), dengan dukungan alat utama sistem persenjataan (alutsista) matra darat, laut, dan udara. Latihan akan digelar di Situbondo dan Manado.
Siaran pers Kedutaan Besar Australia menyebutkan bahwa Keris Woomera 26 merupakan kegiatan latihan gabungan luar negeri terbesar ADF pada tahun ini.
Baca Juga: Rampungkan Pendidikan Komando A-50, 436 Prajurit Resmi Bergabung dengan Korpasgat
Commander Joint Operations, Vice Admiral Justin Jones AO, CSC RAN, mengatakan bahwa latihan ini memperkuat hubungan keamanan yang erat antara Australia dan Indonesia.
“Indonesia adalah mitra yang penting dan langgeng bagi Australia, dan ini menjadi sangat berarti di mana kami melaksanakan kegiatan latihan luar negeri terbesar kami tahun ini bersama TNI,” kata Justin Jones.

Justin Jones menambahkan, kemampuan ADF dalam bekerja sama dengan TNI akan memperkuat kemitraan yang mendalam dan telah lama terjalin dengan Indonesia.
“Yang didasari oleh kepercayaan, saling menghormati, dan kerja sama yang erat,” ujar Justin Jones.
Baca Juga: Integrasikan Radio hingga Data, Marinir Uji Perangkat BCC Tactical V6
Sementara itu, Danpuslat Kodiklat TNI menyebut latihan ini sebagai momentum strategis untuk mewujudkan confidence building measures dan mempererat hubungan military to military.
Materi latihan meliputi latihan taktis infiltrasi (HIRAIN), pendaratan amfibi (amphibious interoperability training), combined joint live fire exercise, NEO, latihan siber (cyberex), serta latihan pasukan khusus (special forces).
Adapun Latgabma Keris Woomera merupakan kegiatan bilateral Australia-Indonesia yang pertama kali dilaksanakan pada 2024 dan diselenggarakan setiap dua tahun sekali.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































