Kerahkan F-16 Fighting Falcon, TNI AU Uji Fungsi hingga Akurasi Bom BNT-250 Karya Anak Bangsa

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) melakukan uji coba operasional Bom BNT-250 untuk mengukur fungsi, akurasi, serta integrasi bom tersebut pada pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3.
Uji coba berlangsung di Lanud Iswahjudi dan Air Weapon Range (AWR) Pandangwangi, Lumajang, Jawa Timur, Selasa (18/11).
Baca Juga: TNI AD dan Pakistan Gelar Latihan Bersama di Markas Buaya Putih
Melalui unggahan instagram @lanud_iswahjudi yang dikutip Rabu (19/11), Penerangan Lanud Iswahjudi menjelaskan, uji coba tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengujian guna memastikan kesiapan dan kelaikan operasional alat utama sistem persenjataan (alutsista) sebelum digunakan satuan operasional.
Selain itu, uji coba yang sama disebut Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar sebagai sarana untuk memperoleh data teknis sebagai dasar penilaian kelaikan dan pemanfaatan operasional.

“Utamakan keselamatan terbang dan kerja, laksanakan seluruh prosedur sesuai ketentuan, serta dokumentasikan hasil pengujian secara lengkap serta akurat,” pesan Danlanud Iswahjudi.
Baca Juga: Ikuti Latihan Komando Gabungan TNI, Ratusan Prajurit Yonif 501 Kostrad Tiba di Babel
Uji coba serupa juga pernah dilakukan pada 10-12 Maret 2025. Untuk diketahui, Bom BNT-250 merupakan varian tajam dari BNL-250 yang dirancang untuk memberikan efek destruktif maksimal. Bom tersebut 100% dikembangkan serta diproduksi oleh anak bangsa.
BNT-250 adalah hasil kolaborasi antara Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Udara (Dislitbangau), PT Dahana, serta PT Sari Bahari. Inovasi ini merepresentasikan kemampuan industri nasional dalam mewujudkan sistem persenjataan yang mandiri dengan kualitas terbaik. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































