Kerahkan Dua KRI, TNI AL Gelar Latihan di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Jakarta, IDM - TNI AL menggelar latihan di perbatasan Indonesia-Malaysia, yakni di perairan Ambalat dengan mengerahkan KRI Mandau-621 dan KRI Keris-624, Rabu (18/1).
Latihan bertujuan meningkatkan naluri tempur personel untuk kesiapan dan kesigapan melaksanakan tugas operasi serta menguji kesiapan operasional alat utama sistem persenjataan (alutsista) KRI.
"Sekaligus wujud kehadiran TNI AL menjaga kedaulatan negara di perbatasan serta untuk kesiapan dan kesigapan melaksanakan tugas operasi," ujar Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam keterangannya, Kamis (19/1).

Ali menekankan dalam program prioritasnya, yaitu mewujudkan TNI AL yang profesional, modern dan tangguh. Oleh karena itu, menurutnya latihan tersebut berguna untuk membangun kekuatan yang memiliki kesiagaan dan kesiapan tinggi.
Serial latihan yang dilaksanakan di antaranya mailbag transfer (MISCEX 806), yakni latihan kegiatan transfer barang dalam rangka re-supply logistik untuk memperpanjang kemampuan operasi unsur di laut.
Baca: Tim Inspeksi PBB Apresiasi Unsur Satgas TNI Konga UNIFIL
Replenishment at sea approaches (RASAP) pengiriman logistik dari kapal ke kapal baik berupa barang, air tawar maupun bahan bakar, navigation and communication exercise (NAVCOMEX 204) serta flaghoist (kibaran isyarat bendera) untuk melatih komunikasi dan koordinasi antarunsur dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan materiil. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































