Kenang Hari Dharma Samudera, KSAL Ajak Kaum Muda Bergabung di TNI AL

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin upacara tabur bunga mengenang Hari Dharma Samudera dari atas KRI Banda Aceh - 593, Senin, (16/1).
Pada kesempatan tersebut Ali meminta anak-anak muda Indonesia untuk bergabung di TNI AL. Menurutnya momentum Hari Dharma Samudera ini merupakan wujud penghormatan aksi heroik para pahlawan laut seperti Komodor Yos Sudarso, Letnan Samadikun, Mayor Laut Ayub Laya dan lainnya yang wajib diteruskan generasi muda.
"Jadi pesan untuk generasi penerus, peristiwa-peristiwa heroik pertempuran laut hendaknya diteruskan dengan bergabung bersama di TNI AL, ini harapan kita. Seperti yang disampaikan Panglima TNI kita telah membuka satuan pendidikan di daerah yang berguna untuk merengkrut pemuda-pemuda bergabung di TNI AL," kata Ali.

Ia melanjutkan dengan mengusung tema "Kobarkan Semangat Perjuangan Samudera untuk Kejayaan Indonesia" Hari Dharma Samudera kali ini diprioritaskan mengenang heroisme perjuangan para prajurit TNI AL dari sejumlah peristiwa mulai dari peristiwa tanggal 4 April 1946 di Selat Bali yaitu pasukan ekspedisi lintas laut pimpinan Kapten Laut Murkadi melawan landing craft mechanized Belanda hingga puncak peristiwa pertempuran Laut Aru tanggal 15 Januari 1962.
"Momentum peristiwa 15 Januari 1962 inilah diperingati sebagai Hari Dharma Samudera," jelas Ali.
Baca: Gelar Wayang Orang Pandawa Boyong, KSAL: Peringati Perjuangan Hari Dharma Samudera
Upacara peringatan Hari Dharma Samudera kali ini diikuti ratusan prajurit TNI AL beserta para instansi terkait terdiri dari peleton Pati, Pamen, Korsik, Pama, Kowal, Bintara, Tamtama, Marinir, PNS, Saka Bahari, Unsur Maritim dan Polisi serta Bea Cukai.
Rangkaian upacara sendiri dimulai dari pembacaan sejarah pertempuran laut, penghormatan kepada para pahlawan, mengheningkan cipta, pelarungan karangan bunga, pembacaan doa serta tabur bunga seluruh peserta upacara. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































