HANKAM

Kenaikan Pangkat 4 Perwira Tinggi TNI AL, Panglima Tegaskan Tanggung Jawab Kinerja

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerima laporan korps kenaikan pangkat 22 perwira tinggi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat (5/7). (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerima laporan korps kenaikan pangkat 22 perwira tinggi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat (5/7). Dari puluhan perwira tinggi tersebut, 4 di antaranya adalah dari TNI AL.

Kenaikan pangkat 22 perwira tinggi TNI tersebut berdasarkan surat perintah Panglima TNI Nomor Surat Perintah/1150/VI/2024 tanggal 26 Juni 2024 dengan rincian 11 TNI AD, 4 TNI AL, dan 7 TNI AU.

Baca Juga: Ratusan Taruna AL Wisuda, 3 Orang Tempuh Pendidikan di Amerika dan Jepang

Agus menegaskan kepada para perwira tinggi tersebut dapat bertanggung jawab terhadap kenaikan pangkat yang diberikan dan mampu menghasilkan ide serta kinerja yang baik dan aplikatif.

"Ini bukan hadiah yang biasa, karena banyak pewira yang berkeinginan naik pangkat atau alih status. Saya harapkan kenaikan pangkat ini harus dipertanggung jawabkan secara pribadi, jangan sampai nanti makin tinggi pangkat makin bingung apa yang akan dilakukan," tegasnya, dikutip dari keterangan Puspen TNI, Sabtu (6/7).

"Saya akan menunggu ide atau kinerja para perwira yang aplikatif dan real. Jangan sampai sudah pangkatnya tinggi, tapi tidak ngerti apa yang mau diperbuat," sambungnya.

Baca Juga: Sebanyak Tujuh Perwira Tinggi TNI AU Naik Pangkat Setingkat Lebih Tinggi

Adapun 4 perwira tinggi TNI AL yang mendapatkan kenaikan pangkat ialah Tenaga Ahli Pengajar Bidang Kependudukan Lemhannas Laksamana Muda Maman Rohman, Staf Ahli Bidang Kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman Kemenkopolhukam Laksamana Muda Suharto.

Kemudian, Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Sismennas Lemhannas Mayor Jenderal (Mar) Supriyono dan Kepala Dinas Pengadaan TNI AL (Kadisadal) Laksamana Pertama Ifa Djaya Sakti. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.