HANKAM

Kemhan Ungkap Alasan Wamenhan Kini Dijabat Dua Orang, Ini Pembagian Perannya

Rico Ricardo Sirait
Karo Infohan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. (Foto: Dok. Kemhan RI)

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menyampaikan alasan posisi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) kini dijabat oleh dua orang, yakni Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon dan Marsekal TNI Yusuf Jauhari.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, penambahan menjadi dua Wamenhan tersebut merupakan langkah pemerintah dalam merespons dinamika lingkungan strategis dan kompleksitas tantangan pertahanan modern.

“Peningkatan beban kerja serta fokus modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) memerlukan akselerasi yang cepat, efisien, dan terukur,” kata Rico dalam keterangannya, Jumat (16/10).

Baca Juga: Dayanya Menembus Baja, Marinir Uji Ketepatan Senjata Roket RPG di Pasuruan

Nantinya, Jenderal Richard Tampubolon sebagai Wamenhan 1 yang fokus di bidang strategi, doktrin, dan pembangunan kekuatan.

“Dengan fokus pada pembinaan doktrin militer, perancangan arah kebijakan strategi pertahanan nasional, serta perencanaan pembangunan kekuatan TNI jangka panjang,” tutur Rico.

Richard Taruli Horja Tampubolon
Pelantikan Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon (depan mic) dan Marsekal TNI Yusuf Jauhari (kiri) menjadi Wakil Menteri Pertahanan RI. (Foto: Dok. Youtube Setpres)

Sementara itu, Marsekal Yusuf Jauhari sebagai Wamenhan 2 yang fokus di bidang logistik, industri pertahanan, dan teknologi.

“Berfokus pada modernisasi alutsista, penguatan ekosistem kemandirian industri pertahanan dalam negeri, alih teknologi, serta pengelolaan rantai pasok logistik pertahanan,” kata Rico.

Baca Juga: Respons Antrean BBM, TNI AD Terjunkan Prajurit jadi Petugas SPBU di Bali

Richard dan Yusuf menggantikan Marsekal (Purn) Donny Ermawan Taufanto yang ditunjuk menjadi Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

Diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto telah melantik Richard dan Yusuf sebagai Wamenhan RI di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10). Sebelumnya, Yusuf menjabat sebagai Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kemhan RI. Sementara Richard menjabat Kepala Staf Umum (Kasum) TNI. Kini, dua jabatan tersebut masih kosong.

Dengan dilantik menjadi Wamenhan RI, baik Yusuf maupun Richard kini naik pangkat menjadi bintang empat.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.