Kemhan Rapat Koordinasi Kesiapan Indo Defence Juni 2025

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan (Kemhan) menggelar rapat koordinasi kesiapan pameran industri pertahanan, Indo Defence 2024 yang dijadwalkan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 11-14 Juni mendatang.
Rapat tersebut dipimpin oleh Direktur Jenderal Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan) Mayjen Piek Budiyakto, dihadiri pejabat pejabat eselon I, II dan III Kemhan serta pejabat Universitas Pertahanan (Unhan) dan Markas Besar (Mabes) TNI, Jakarta, Kamis (20/3).
"Indo Defence 2024 Expo and Forum merupakan momen yang paling strategis di bidang pertahanan, dan juga merupakan langkah strategis yang dapat menciptakan ekosistem ekonomi berkelanjutan," kata Budiyakto, dikutip dari keterangan Humas Kemhan, Jumat (21/3).
Baca Juga: TNI AU Kerahkan Helikopter Super Puma untuk Pantau Dampak Banjir di Pelalawan Riau
Adapun Indo Defence merupakan pameran dan forum internasional yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali dan telah masuk ke dalam kalender pameran pertahanan dunia serta merupakan kegiatan non-APBN.
"Indo Defence yang ke-10 ini diproyeksikan akan dihadiri oleh 60 negara peserta, dan yang sudah mengkonfirmasi sebanyak 1.157 perusahaan," jelasnya.
Sebelumnya, penyelenggaraan Indo Defence 2024 sempat tertunda pada tahun lalu. Budiyakto mengatakan, hal itu dilakukan sebagai langkah strategis untuk memastikan persiapan yang lebih matang dan optimal.
Baca Juga: Komisi I Pastikan Revisi UU TNI Bukan Ekspansi Militer
"Keputusan ini diambil demi menghadirkan pameran pertahanan yang lebih berkualitas, inovatif, dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh peserta serta pemangku kepentingan," ujarnya.
"Dengan persiapan yang lebih baik, Indo Defence diharapkan dapat menjadi ajang yang semakin berdaya saing dan berkontribusi besar bagi industri pertahanan nasional maupun internasional," imbuhnya. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































