HANKAM

Kemhan: Menhan Sjafrie Beri Arahan agar Seragam Kadet Unhan Bisa Akomodasi Penggunaan Hijab

Ilustrasi Kadet Unhan RI
Ilustrasi Kadet Unhan RI. (Foto: Dok. Kemhan RI)

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan RI memberikan klarifikasi terkait unggahan salah satu calon Kadet Universitas Pertahanan (Unhan) RI yang menyebut dilarang memakai hijab selama pendidikan.

Dalam unggahan di media sosial, salah satu calon Kadet tersebut diminta untuk melepaskan hijab oleh panitia seleksi sehingga memilih mengundurkan diri.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, ketentuan pelepasan hijab bagi calon Kadet perempuan awalnya dilakukan pada saat latihan dasar militer (latsarmil) yang dilaksanakan di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Gunakan Pesawat Hercules, 220 Prajurit Yonif TP 538/PTA Bertolak ke Kalbar Bantu Penanganan Karhutla

Ketentuan tersebut diterapkan dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan selama latihan, khususnya kegiatan yang membutuhkan keleluasaan gerak maupun penggunaan perlengkapan latihan.

“Ketentuan tersebut merupakan pengaturan teknis dalam pelaksanaan latsarmil dan bukan dimaksudkan sebagai pembatasan terhadap keyakinan maupun pelaksanaan ajaran agama,” tutur Rico dalam keterangan pers, Senin (24/8).

Rico mengatakan, dalam kehidupan sehari-hari, Kadet perempuan muslim dapat menggunakan hijab ketika berada di lingkungan tempat tinggal atau mess serta pada kegiatan tertentu di luar kampus, termasuk saat melaksanakan magang.

Baca Juga: Taifib TNI AL dan Marinir Korsel Latihan Tempur Jarak Dekat di Sentul

Sementara dalam kegiatan pendidikan dan latihan, penggunaan pakaian Kadet disesuaikan dengan jenis dan karakter kegiatan dengan tetap memperhatikan aspek keseragaman, disiplin, keamanan, dan keselamatan.

Peraturan Rektor Unhan RI juga menegaskan bahwa kegiatan istirahat, salat, dan makan dilaksanakan sesuai dengan kaidah agama dan kepercayaan masing-masing.

Arahan Menhan

Sebagai bagian dari evaluasi dan penyempurnaan penyelenggaraan pendidikan, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin telah memberikan arahan agar ketentuan penggunaan seragam Kadet Unhan disesuaikan dengan mengakomodasi penggunaan hijab bagi Kadet perempuan muslim.

Baca Juga: TNI Kerahkan Satgas Khusus Penanggulangan Karhutla, Libatkan Prajurit Tiga Matra

“Penggunaannya akan diatur secara seragam dan proporsional, termasuk tata cara penggunaan hijab yang memperhatikan aspek kerapian, disiplin, keamanan, keselamatan serta tidak mengganggu keleluasaan gerak dalam kegiatan pendidikan dan latihan,” kata Rico.

Kemhan memandang bahwa disiplin dan karakter pendidikan tidak bertentangan dengan penghormatan terhadap pelaksanaan agama dan keyakinan.

“Penyesuaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperjelas ketentuan yang sebelumnya belum secara spesifik mengatur penggunaan hijab bagi Kadet perempuan Muslim, sehingga ke depan terdapat kesamaan pemahaman dan penerapan dalam seluruh kegiatan pendidikan Kadet Unhan,” ucap Rico.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.