Kemhan Kaji Krakatau Steel sebagai Kawasan Pertahanan Terintegrasi

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan RI akan mengkaji potensi PT Krakatau Steel sebagai kawasan pertahanan terintegrasi atau integrated defense area.
Kajian itu dilakukan setelah Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto menerima kunjungan Direktur Utama PT Krakatau Steel Muhamad Akbar di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Kamis (5/2).
Baca Juga: Kemenko Polkam Tegaskan Komitmen Indonesia Berantas TPPO
Pertemuan tersebut membahas PT Krakatau Steel menyuplai bahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk penguatan ekosistem industri pertahanan nasional.
Muhammad Akbar menyampaikan kesiapan perusahaan untuk berkolaborasi dalam pengembangan integrated defense area dengan Kemhan RI.
Gagasan ini dinilai selaras dengan konsep pengembangan kewilayahan serta rencana besar penguatan ekosistem industri pertahanan nasional.
Baca Juga: Wamenhan dan Pertamina Bahas Peningkatan Pasokan Minyak di Tengah Dinamika Politik dan Keamanan
Menanggapi tawaran itu, Wamenhan Donny menyampaikan apresiasi kepada Krakatau Steel. Tawaran itu akan dilaporkan kepada Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.
“Konsep integrated defense area perlu dikaji secara komprehensif agar implementasinya dapat berjalan optimal dan sesuai dengan kebutuhan pertahanan negara,” kata Donny, dikutip dari siaran pers Biro Infohan Kemhan RI, Sabtu (7/2). (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































