Kemhan dan TNI Siap Kerahkan Tenaga Medis, RS, dan Farmasi Pertahanan Dukung Layanan BPJS Kesehatan

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan RI dan TNI siap mendukung penguatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Hal itu disampaikan Menhan Sjafrie saat menerima kunjungan Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (2/3).
Sjafrie mengatakan, seluruh potensi kesehatan yang dimiliki Kemhan dan TNI, baik sumber daya manusia (SDM) atau tenaga medis, fasilitas rumah sakit, farmasi pertahanan, maupun sarana pendukung lain, terbuka dimanfaatkan dalam mendukung sistem BPJS sepanjang ditujukan untuk kepentingan rakyat.
Baca Juga: Reformasi Perang Gerilya, TNI Tiga Matra dan Strahan Kemhan Rumuskan Kerangka Komando Terpadu
“Seluruh potensi Kemhan dan TNI siap disinergikan untuk memperkuat layanan BPJS agar lebih merata, terintegrasi dan hadir hingga wilayah terpencil,” kata Sjafrie.
Dalam pertemuan tersebut, Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI menulis, Sjafrie menegaskan bahwa kesehatan prajurit TNI adalah bagian dari kesehatan rakyat.
“Dalam kolaborasi untuk kepentingan rakyat, negara harus hadir nyata melalui pelayanan kesehatan yang konkret dan berdampak,” ucap Sjafrie.
Baca Juga: TNI Jaga Ketat 11 Bandara Perintis di Papua, Ini Alasannya
Sementara itu, BPJS Kesehatan mendorong kolaborasi lintas sektor bersama Koperasi Desa Merah Putih, Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP), Rumah Sakit Kapal, dan Lembaga Farmasi Pertahanan.
“Dukungan juga datang dari Kemhan RI dan TNI melalui optimalisasi fasilitas kesehatan TNI dan dukungan obat bagi peserta JKN,” tulis siaran pers BPJS Kesehatan. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































