Kembangkan Kapal Serang Ringan, PAL Gandeng Lundin dan Kongsberg Norwegia

Jakarta, IDM - PT PAL Indonesia menggandeng galangan kapal nasional, yakni PT Lundin Industry Invest melakukan penandatanganan MoU dengan mitra strategis asal Norwegia, Kongsberg untuk mengembangkan produk Kapal Serang Ringan (KRS) yang memiliki displacement seberat 33 ton.
CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod, mengatakan latar belakang kerja sama pengembangan KSR dikarenakan Indonesia membutuhkan kapal kecil berkecepatan tinggi yang mampu mengakses wilayah perairan dangkal serta memiliki kemampuan tembak yang besar.
"Negara kita berbentuk kepulauan yang memiliki banyak wilayah perairan untuk dipastikan keamanannya, tentunya bukan hanya untuk kapal-kapal besar," ujar Kaharuddin usai acara pengukuhan KRI dr Wahidin Sudirohusodo-991 di Pondok Dayung, Jakarta, Kamis (3/11).
Fokus kerja sama strategis ini ialah pada bidang integrasi sistem, sensor, dan persenjataan KSR. Lundin yang memiliki track record di bidang teknologi komposit, sebagai salah satu mitra strategis PAL untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri. Sedangkan Kongsberg memiliki proven experience di sistem persenjataan.
Kaharuddin meyakini kerja sama untuk pengembangan KSR akan menjadi garda terdepan bagi strategi maritim secara keseluruhan.
"Kerja sama ini akan menghasilkan suatu produk yang diharapkan menjadi terobosan bagi pertahanan laut Indonesia, dengan panjang sekitar 20 meter namun memiliki kemampuan persenjataan yang tangguh," jelasnya.
Baca: Mobil Anti Drone Buatan Anak Bangsa Hadir di Pameran Indo Defence 2022
Penadatanganan MoU dilakukan bersama CEO PT Lundin Industry Invest John Lundin, dan Vice President Naval Systems Kongsberg Frank Tveiten yang disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, dan didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman serta Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Andyawan Martono. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































