TEKNOLOGI

Kemajuan Teknologi Kunci Kebangkitan Suatu Bangsa

PT LEN Industri, Bandung
PT LEN Industri, Bandung

Bandung, IDM – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke PT Len Industri, Bandung, Jawa Barat, Senin (1/11/2021), untuk meninjau secara langsung inovasi perkembangan teknologi yang diproduksi oleh BUMN industri strategis tersebut dalam menjawab tantangan dalam sektor teknologi pertahanan.

Dalam agenda tersebut Menhan mendengarkan paparan yang disampaikan oleh Dirut PT LEN Bobby Rasyidin bersama Direktur Teknologi Tazar Marta Kurniawan mengenai Peran Strategis dan Kesiapan Len dalam Membangun Industri Radar Nasional.

Dalam paparan tersebut, Direktur Teknologi PT Len Industri Tazar Marta Kurniawan menyebut bahwa tahun 2021 PT LEN melakukan pengembangan seperti radar CGI, CTDLS, dan MALE combatan untuk mendukung teknologi NCW (Network Centric Warfare) dan menjadi pusat pengembangan radar nasional.

“Khusus dalam military atau defense, di mana pada tahun 2010 PT Len Industri telah mengembangkan yang namanya CMS (combat management system). Dan CMS ini telah terpasang di 8 KRI. Pada tahun 2014 kami telah memulai mengembangkan yang namanya Litbang untuk pembuatan radar 2 dimensi,” ujar Direktur Teknologi PT Len Industri.
Menhan Prabowo dalam pidatonya mengucapkan terima kasih atas paparan yang telah disampaikan dan mengatakan jika teknologi menjadi kunci keberhasilan dan kebangkitan bangsa.


“Dirut PT LEN yang saya hormati, direksi yang saya hormati, terima kasih atas paparannya. Keselamatan bangsa, kebangkitan bangsa tergantung kepada teknologi. Teknologi suatu bangsa harus direbut. Teknologi ini adalah urusan hidup dan mati suatu bangsa. Jadi, di situ PT LEN memainkan peran sangat penting,” ucap Menhan Prabowo.

PT LEN Industri

Dalam kunjungan tersebut, Menhan bersama jajaran Kementerian Pertahanan kemudian meninjau produk LEN seperti radar CGI, motor dan mobil listrik, ruang C4ISR (Command, Control, Communication, Computers), dan Gedung Alkom.

PT Len Industri sendiri berdiri sejak 1965 sebagai lembaga penelitian di bawah LIPI. Pada tahun 1991, Len bertransformasi menjadi sebuah Badan Usaha Milik Negara. Len sendiri telah mengembangkan bisnis dan produknya dalam bidang elektronika untuk industri dan prasarana.

Turut hadir mendampingi Menhan dalam kunjungan tersebut, Kabaranahan Marsda Yusuf Jauhari, M.Eng., Dirjen Pothan Mayjen TNI Dadang Hendrayudha, Kabalitbang Kemhan Marsda TNI Julexi Tambayong, Direktur Teknologi & Industri Pertahanan Kemhan Laksma TNI Sri Yanto. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.