Kehadiran Presiden Jokowi Jadi Penyemangat Keluarga KRI Nanggala-402

Jakarta, IDM - Presiden RI Joko Widodo melakukan silaturahmi di Hanggar 2 Bandara Juanda, Sidoarjo, Kamis (29/4). Kedatangan Presiden Joko Widodo ini untuk memberikan penjelasan langsung di hadapan keluarga korban musibah KRI Nanggala-402 bahwa pemerintah akan memperhatikan kelangsungan masa depan pendidikan bagi putra-putri awak KRI Nanggala-402 hingga jenjang perguruan tinggi, memberikan penghargaan Tanda Kehormatan Bintang Jalasena Nararya dan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi serta bantuan pembangunan rumah.
KSAL mengungkapkan kehadiran orang nomor satu Indonesia sebagai motivasi dan penyemangat keluarga yang sedang dirundung duka.
“Kehadiran Presiden RI dan pejabat negara dapat memberikan dukungan penyemangat keluarga prajurit KRI Nanggala-402,” tegas KSAL.
Sementara itu, TNI Angkatan Laut (TNI AL) juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas rasa empati dan simpati terhadap keluarga besar prajurit KRI Nanggala-402 baik berupa dukungan moril maupun materil.
TNI Angkatan Laut juga tidak pernah berhenti memberikan perhatian kepada keluarga korban salah satunya berupa pendampingan yang dilakukan oleh Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) untuk meminimalisir hal-hal yang dapat terjadi secara kejiwaan pasca peristiwa tersebut. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































