Keahlian Spesial Prajurit TNI Diuji, Mahir Las Kapal hingga Menyelam di Bawah Air

Jakarta, IDM – Puluhan prajurit TNI mendalami teknik pengelasan tingkat lanjut dalam pelatihan khusus pemeliharaan alat peralatan pertahanan dan keamanan di Markas Satuan Komando Penyelamatan Bawah Air (Satkoppeba) Koarmada II, Surabaya. Program yang digagas Kementerian Pertahanan ini menguji ketangkasan personel militer dalam merawat alutsista, mulai dari pengelasan darat hingga menyelam ke dasar laut.
Sebanyak dua puluh peserta dari berbagai matra mengikuti rangkaian latihan yang berlangsung sejak 27-30 Oktober 2026. Mereka menjalani gemblengan intensif di bawah instruksi langsung para pelatih Satkoppeba Koarmada II.
Baca Juga: Detik-Detik Prajurit TNI AD Selamatkan Remaja di Jembatan Merah Putih
Rangkaian kegiatan dimulai dengan orientasi pangkalan dan pemeriksaan kesehatan fisik peserta. Memasuki hari kedua, materi latihan bergeser pada pengenalan alat selam skuba serta sistem suplai udara permukaan atau Surface Supplied Breathing Apparatus.
Selain teori selam, para peserta langsung menjajal praktik pengelasan dan pemotongan pelat baja di darat. Puncak pelatihan pada hari ketiga menuntut para prajurit turun langsung ke dalam air untuk menguji keterampilan las bawah air secara teknis.
Pelibatan Satkoppeba Koarmada II dalam program ini bertujuan mendongkrak kompetensi teknis perawatan alutsista matra laut. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bidang Perencanaan Pengadaan Peralatan Pertahanan Matra Laut Kolonel Laut (T) Andri Kuswoyo bersama jajaran staf.
Baca Juga: Panglima Kostrad Keluarkan 7 Perintah Baru, Ini Isinya
"Keterlibatan Satkoppeba Koarmada II dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Kementerian Pertahanan dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme personel di bidang pemeliharaan material alpalhankam," tulis keterangan Dispen Koarmada II, dikutip Sabtu (31/10).
Pelatihan ini melibatkan prajurit dari berbagai satuan operasional, meliputi Bekang Kodam V/Brawijaya, Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) Surabaya, Komando Pasukan Katak (Kopaska), Batalyon Intai Amfibi Marinir (Taifib), hingga unsur kapal perang Koarmada II, dan Fasharkan Makassar. Bekal keahlian khusus ini disiapkan untuk memperkuat kemandirian perawatan armada tempur TNI ke depan.
Hankam

Rapat DPN, Menhan Sjafrie Kumpulkan Kepala BIN, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala Staf Angkatan
Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan Wakil Menteri Pertahanan RI, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Panglima TNI, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) hingga tiga kepala staf angkatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (2/11). Mereka berkumpul dalam…
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































