Kata Panglima TNI ke Satgas Patriot II Setelah Kontingen Pimpin Defile di Bastille Day

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta jajaran menyambut kedatangan Satgas Patriot II di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (18/7).
Kontingen tersebut tiba dari Prancis, setelah mengikuti parade militer Hari Nasional Prancis atau Bastille Day di Champs-Elysees, Paris, Senin (14/7).
Panglima TNI mengucapkan terima kasih kepada kontingen. Ia mengatakan bahwa kontingen sudah berbuat sesuai dengan koridor dan fokus pada penampilan untuk parade.
Baca Juga: 263 Calon Prajurit Lolos Seleksi, Generasi Emas Papua Siap Mengabdi
"Momen yang kalian lakukan sudah tepat, membuat nama harum bangsa Indonesia di mata dunia,” ujar Agus.
“Kembali ke satuan masing-masing, jaga keamanan, terima kasih,” lanjut dia.
Satgas Patriot II mendapat kehormatan dengan ditempatkan di barisan pertama parade militer Bastille Day 2025.
Baca Juga: Sebanyak 14 Pamen TNI AD Ikuti Seleksi Dandim, Danyon MK, dan Dandenintel
Mereka melangkah sebagai barisan terdepan dan disaksikan langsung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron di podium kehormatan di Place de la Concorde. Presiden RI Prabowo Subianto turut hadir menyaksikan parade tersebut.
Kontingen Indonesia terdiri dari 491 personel gabungan TNI, taruna dari tiga akademi TNI (Akmil, AAL, AAU), serta Akademi Kepolisian (Akpol).
“Jadi ini merupakan bentuk partisipasi atau dalam rangka diplomasi pertahanan Indonesia dan sebagai pengakuan bahwa Indonesia adalah bagian dari komunitas militer internasional,” ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi. (nma)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































