HANKAM

Kasus Perpindahan Matra Lifter Rizki Baru Pertama Terjadi, TNI Didorong Punya Aturan Baku

Lifter Rizki Juniansyah
Lifter Rizki Juniansyah mendapatkan KPLB. (Foto: Dok. BPMI Setpres)

Jakarta, IDM – Atlet angkat besi atau lifter Rizki Juniansyah baru saja mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) dari Panglima TNI. Pendulang emas SEA Games 2025 itu naik dua tingkat dari Letnan Dua menjadi Kapten.

Penghargaan KPLB diberikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1).

Selain naik pangkat, Rizki juga pindah matra, dari TNI Angkatan Laut ke TNI Angkatan Darat.

Baca Juga: TNI AD Selesaikan 2 Jembatan Bailey di Bener Meriah Lebih Cepat dari Target

Pengamat militer dan pertahanan dari Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) Anton Aliabbas mengatakan bahwa kasus perpindahan matra pada Rizki merupakan yang pertama kali terjadi di TNI.

“Perpindahan Rizki dari TNI AL ke TNI AD juga merupakan kebijakan baru yang dilakukan Panglima TNI,” ujar Anton kepada Indonesia Defense Magazine (IDM), Senin (12/1).

Anton menyebut, perpindahan antarmatra atau interservice transfer sejatinya bukanlah hal baru dalam dunia kemiliteran. Militer Amerika Serikat misalnya, telah menerapkan kebijakan ini dalam tata kelola karier prajurit.

Oleh karena itu, ia menyarankan kepada negara, khususnya Panglima TNI, agar memiliki peraturan yang baku terkait perpindahan matra di tubuh TNI.

Baca Juga: Gugur Ditembak OPM, Kopda Satria Taopan Dimakamkan di TMP Dharma Loka Kupang

“Agar menjadi kontinyu, kebijakan ini hendaknya juga dibakukan,” tutur Anton.

Menurut Anton, dengan dipersiapkan dengan baik, kebijakan perpindahan matra bisa ikut membantu mengatasi ‘idle’ dan kekurangan prajurit spesialis di tubuh TNI dalam waktu yang relatif lebih cepat ketimbang perekrutan baru.

“Dengan demikian, performa organisasi dapat terdampak secara signifikan,” kata Anton. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.