HANKAM

Kasum TNI Tinjau Pos Pamtas RI-Malaysia Di Wilayah Kodam XII/Tanjung Pura

Kasum TNI Tinjau Pos Pamtas RI-Malaysia Di Wilayah Kodam XII/Tanjung Pura
Photo Dok. Puspen TNI

IDM, Jakarta - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto meninjau Pos Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Berjongkong dan Pos Pamtas Koki Sajingan yang berada di wilayah Kodam XII/Tanjung Pura, Kalimantan Barat, Kamis (17/9/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Letjen TNI Joni Supriyanto juga memberikan bingkisan kepada para prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Berjongkong dan Koki Sajingan.

Selain meninjau Pos Pamtas RI-Malaysia, Kasum TNI juga meninjau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk Kalimantan Barat. (wan/man)

Kasum TNI Tinjau Pos Pamtas RI-Malaysia Di Wilayah Kodam XII/Tanjung Pura
Photo Dok. Puspen TNI
PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.