Kasum TNI: Komlek Salah Satu Penentu Keberhasilan Operasi Militer Modern

Jakarta, IDM – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Tampubolon menekankan bahwa komunikasi dan elektronika (komlek) memiliki peran vital dalam menjamin kelancaran komunikasi militer.
Hal itu disampaikan Richard saat membuka Rapat Koordinasi Komunikasi dan Elektronika (Rakor Komlek) TNI TA 2026 di Aula Gatot Subroto, Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (11/3).
Richard mengatakan bahwa komlek menjamin kelancaran komunikasi militer yang cepat, aman, dan terintegrasi guna mendukung sistem komando dan pengendalian dalam setiap operasi.
Baca Juga: Jakarta Treaty, Perwira Senior TNI Bisa Gabung Struktur Militer Australia
“Perkembangan komlek sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan operasi militer modern, dalam penguasaan spektrum elektromagnetik memungkinkan terciptanya dominasi informasi dan efektivitas komando kendali di medan operasi,” kata Richard dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI, Kamis (12/3).
Kasum TNI juga menekankan pentingnya kesiapan Komlek TNI dalam mendukung setiap operasi di berbagai wilayah, termasuk daerah yang memiliki keterbatasan jaringan komunikasi.
“Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur komunikasi, penguatan sistem jaringan terpusat, serta interoperabilitas antarmatra menjadi langkah strategis guna memastikan kelancaran operasi dan menjaga keunggulan informasi di medan tugas,” ujar Richard.
Baca Juga: KRI Pulau Fani-731 Matangkan Alat Buru Ranjau untuk Latihan Bareng Singapura
Richard menyampaikan bahwa Komlek TNI harus terus meningkatkan kemampuan personel serta memperkuat sistem komunikasi dan elektronika yang modern dan adaptif.
“Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan formal maupun nonformal serta penguasaan teknologi mutakhir menjadi faktor kunci dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang,” kata dia.
Rapat tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, serta menyelaraskan langkah dalam menghadapi dinamika perkembangan teknologi komunikasi dan peperangan modern yang semakin kompleks. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































