Kapuspen TNI Minta Masyarakat Lapor Polisi Militer jika Ada Prajurit yang Terlibat Tambang Ilegal

Jakarta, IDM – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi meminta masyarakat melapor ke Polisi Militer (Pom) setempat apabila ada prajurit yang terlibat tambang ilegal.
Kristomei mengatakan itu merespons pernyataan Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Papua Yan Permenas Mandenas yang menyebut banyak tambang ilegal di Papua didukung oknum pemerintah dan TNI-Polri.
Baca Juga: Danpasmar 1 Kini Dijabat Seorang Perwira Intelijen, Ini Profilnya
Politikus Partai Gerindra tersebut mengaku mendapat laporan dari masyarakat bahwa tambang-tambang ilegal masih beroperasi.
“Jika memang ada data dan bukti tentang keterlibatan prajurit yang terlibat dalam tambang ilegal, untuk melaporkan ke Polisi Militer di wilayah itu,” kata Kristomei saat dihubungi, Senin (9/6).
Kapuspen TNI mengatakan, laporan merupakan langkah awal untuk memproses prajurit apabila terbukti terlibat dalam tambang ilegal.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Kunjungi Boven Digoel, Ada Apa?
“Sehingga dapat diproses hukum sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Kristomei.
Adapun Pasal 39 Ayat 3 Undang-Undang TNI yang mengatur disiplin prajurit, menyebut bahwa prajurit dilarang terlibat dalam kegiatan bisnis. (nma)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































