Kapuspen: Bastille Day Tak Hanya Pererat Hubungan Antarnegara Tapi Juga Personel

Jakarta, IDM – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi mengatakan bahwa partisipasi kontingen Indonesia dalam Bastille Day diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antarnegara tetapi juga antarpersonel.
Satgas Kontingen Patriot II mendapat kehormatan untuk berada di barisan terdepan parade Bastille Day yang digelar pada 14 Juli lalu. Menurutnya, hal itu menunjukkan apresiasi positif dari Prancis terhadap Indonesia.
Baca Juga: Sebanyak 14 Pamen TNI AD Ikuti Seleksi Dandim, Danyon MK, dan Dandenintel
"Ini merupakan bentuk partisipasi dalam rangka diplomasi pertahanan Indonesia dan sebagai pengakuan bahwa Indonesia adalah bagian dari komunitas militer internasional," ujarnya setelah upacara penerimaan Satgas Patriot II di Lanud Halim Perdanakusuma, Jumat (18/7).
Ia menuturkan, perayaan hari nasional Prancis itu menjadi momentum untuk membahas berbagai kerja sama pertahanan dan keamanan bilateral. Diantaranya pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, serta pertemuan antara Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin dengan Menhan Prancis Sebastien Lecornu.
Baca Juga: Kata Panglima TNI ke Satgas Patriot II Setelah Kontingen Pimpin Defile di Bastille Day
Selain itu, ia berharap 451 personel yang mendapat kehormatan mewakili negara dalam panggung internasional itu dapat menjalin komunikasi dengan personil dari negara-negara lain. Ia menilai ini dapat bermanfaat karena mereka khususnya para taruna akan menjadi penerus dan pemimpin militer kelak.
"Tentunya harapan kita dengan prajurit ini bertugas di luar negeri, tidak hanya hubungan antar negara tetapi juga hubungan person to person contact. Apalagi melibatkan para taruna yang akan menjadi pimpinan TNI di masa yang akan datang. Sehingga dengan harapan, dengan mereka memiliki sahabat di negara luar, ada personal contact," imbuhnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































