Kapuspalad: Siswa Pusdikpal Harus Aktif, Kreatif, Kritis dan Solutif

Jakarta, IDM - Kepala Pusat Peralatan Angkatan Darat (Kapuspalad) Mayjen TNI Eko Erwanto meminta para Perwira Corps Peralatan Angkatan Darat (Pusdikpal) harus memiliki inovasi dan kreativitas untuk terus mengembangkan keilmuan dan keahlian yang dimiliki bagi kemajuan TNI Angkatan Darat.
Hal tersebut dikatakannya saat kunjungan kerjanya di Pusat Pendidikan Peralatan (Pusdikpal) Angkatan Darat serta memberikan pembekalan kepada Perwira Siswa (Pasis) Pusdikpal, Cimahi , Jawa Barat, Jumat, (25/11).
Dalam kunjungan tersebut, Kapuspalad disambut langsung oleh Komandan Pusat Pendidikan Peralatan Kodiklatad Kolonel Cpl Octovianus Oskar Engelberth yang didampingi para Pejabat Utama Pusdikpal. Disela-sela kunjungan Kapuspalad memberikan Pembekalan kepada Perwira Siswa Pusdikpal yakni siswa Diklapa II Kecabangan dan Dikcabpa Peralatan, di Gedung Ary Gunawan Pusdikpal.
"Perwira Siswa Pusdikpal harus aktif, inovatif dan kreatif serta harus berfikir kritis dan solutif. Selain itu juga harus bisa membangun jaringan silaturahmi antara bawahan dengan atasan maupun dengan lingkungan sekitar, ” ujar Eko.
Lanjutnya bahwa menjadi perwira siswa di Pusdikpal merupakan impian bagi perwira, karena banyak ilmu keahlian senjata maupun alutsista lainnya yang didapat.

“Menjadi perwira tidaklah mudah, harus melalui seleksi yang ketat, keberhasilan yang dicapai hendaknya disikapi dengan rasa syukur,” tutur Eko.
Baca: Wakil KSAD: Eksistensi Seskoad Harus Terlihat Dalam Negeri dan Luar Negeri
Dalam akhir pengarahannya Kapuspalad berpesan kepada perwira siswa Pusdikpal untuk pandai bersyukur dan selalu menjadi motivator, dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang dihadapi satuan maupun anggota serta berfikir realistis.
“Tetaplah rendah hati dan selalu bersyukur apapun kondisi yang dihadapi namun tetap berusaha menjadi lebih baik," tutup Eko. (rr)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































