HANKAM

Kapuskersin Tekankan Peran Penting Diplomasi Militer

Kapuskersin
Kapuskersin, Laksma TNI Donny Suharto memimpin Rakernis Kersin 2024. (Foto: Dok. Puskersin)

Jakarta, IDM – Kepala Pusat Kerja Sama Internasional (Kapuskersin), Laksamana Pertama TNI Donny Suharto menekankan pentingnya peran diplomasi militer untuk mencapai tujuan TNI membangun kerja sama tingkat global.

Hal itu disampaikan Donny saat menggelar rapat kerja teknis (rakernis) tahun anggaran 2024 di Sentul, Bogor, Jumat (22/11).

"Tidak ada yang 'paling', dalam hal ini semua pihak harus 'saling' memainkan peran, tugas dan tanggung jawab yang diemban mengikuti irama kebijakan diplomasi yang telah ditentukan," kata Donny, dikutip dari keterngan Puskersin, Sabtu (23/11).

Baca Juga: Torehan Prestasi, Penerbang Tempur TNI AU Raih International Flight Instructor Course Excellence Award

Selain itu, Donny juga menuturkan peran seluruh stakeholder mesti dipertajam seiring perkembangan tantangan yang semakin kompleks dan berpengaruh pada dinamika negara.

Rakernis Kersin merupakan salah satu wadah komunikasi dan koordinasi penyelenggaraan kerja sama internasional di lingkungan TNI.

Donny berharap satuan kerja (satker) di bawah naungan Puskersin dapat saling bertukar informasi untuk mengembangkan kerja sama militer yang lebih baik ke depan.

"Diharapkan satker pemangku kersin dapat menginformasikan kegiatan kerja sama internasional yang telah dilaksanakanan selama tahun 2024, dengan memberikan saran atau masukan untuk kerja sama militer yang akan datang, baik pada level military to military di Mabes TNI maupun service to service di mabes angkatan," jelas Donny.

Baca Juga: Brigjen Marinir Andi Rahmat, Jabat Komandan Pasmar 3 Sorong

Adapun diplomasi dalam bidang militer sebelumnya selalu dilakukan oleh pemimpin negara, termasuk Prabowo Subianto.

Selama menjabat sebagai Menteri Pertahanan (menhan) periode 2019-2024, Prabowo sering menggelar pertemuan bilateral dengan menhan berbagai negara.

Lewat pertemuan-pertemuan tersebut, sejumlah kerja sama berhasil terjalin di antaranya pembelian alat utama sistem senjata (alutsista) untuk memperkuat TNI, latihan bersama dengan sejumlah negara hingga pertukaran prajurit TNI. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.