HANKAM

Kapten Laut Pandu, Lulusan Terbaik dari Program Beasiswa Magister di London

Pandu Indramanto.
Kapten Laut (P) Pandu Indramanto menjadi lulusan terbaik di program magistet War Studies di King's College London, Inggris, Selasa (21/1). (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – Kapten Laut (P) Pandu Indramanto berhasil menorehkan prestasi dalam bidang pendidikan dengan meraih predikat kehormatan tertinggi (first class honours) pada gelar Master of Arts, jurusan War Studies Magister di King's College, London, Selasa (21/1).

"Kapten Laut (P) Pandu mendapatkan beasiswa LPDP pascasarjana 2023 (di London) dan merupakan seorang Adhimakayasa (lulusan terbaik) alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-58 tahun 2013," jelas Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama I.M Wira Hady dalam keterangannya, dikutip Senin (3/1).

Adapun Departement of War Studies yang ditempuh oleh Pandu, memiliki reputasi sangat tinggi secara global dan menjadi peringkat pertama dalam bidang sosiologi dan kebijakan sosial (social policy) di Inggtis.

Baca Juga: Pasukan Pemukul Reaksi Cepat TNI, Siap Siaga Menjaga NKRI

Program magister war studies merupakan ilmu multidisiplin yang memliki pengajar ahli dalam materi History and Evolution of War and Grand Strategy, Arms Control and Non-proliferation, Strategic Thought, Cyber, Conflict and the Environment, the influence of science and technology on international security beserta ahli-ahli regional meliputi kawasan Afrika, Asia (Timur dan Tengah), Rusia dan lainnya.

Dalam bidang kajian militer, keamanan, dan hubungan internasional, program ini sering menduduki peringkat 10 besar dunia, menurut lembaga peringkat seperti QS World University Rankings.

"Tema materi tesis yang diangkat oleh Pandu pada tesis akhir adalah analisa secara komprehensif terhadap fenomena geopolitik pada great power competitions dalam mengeksploitasi undersea critical infrastructures," lanjutnya.

Baca Juga: Babinsa Mempawah Bantu Proses Kelahiran Ibu Hamil di Dalam Truk

Judul tesis tersebut ialah "The New Frontier of Warfare at Sea : A Study on the Impact of AUKUS Undersea Warfare Development and the Increasing Undersea Critical Infrastructure Vulnerability to the Shifting Nature of Naval Warfare Amidst Sino-American Rivalry in the Indo-Pacific."

Terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh prajurit TNI AL untuk meningkatkan kemampuan individu di berbagai bidang.

"Selalu tingkatkan dan asah kemampuan masing-masing, terutama dalam bidang pendidikan untuk mewujudkan prajurit yang profesional, modern, dan berdaya saing global," ujarnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.