Kapal Tunda TNI AL Evakuasi Kapal Pesiar di Raja Ampat

Jakarta, IDM – Kapal tug boat atau kapal tunda TNI Angkatan Laut di bawah kendali Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) XIV Sorong mengevakuasi kapal pesiar KLM Sanya Pacific High yang rusak propelernya saat berlayar di sekitar Perairan Pulau Pam, Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat Daya, Rabu (4/3).
Mengutip siaran pers dari laman tni.mil.id, kronologis kejadian bermula saat kapal pesiar KLM Sanya Pasific High berangkat dari Pulau Penemu menuju Pulau Pam pada Senin (2/3). Namun, lebih kurang satu mil perjalanan, kapal mengalami kedaruratan karena baling-baling atau propeler kapal terlepas.
Baca Juga: TNI Percepat Perbaikan Jembatan Penghubung 2 Kecamatan di Aceh Tenggara
Keesokan harinya, Staf Operasi Kodaeral XIV menerima informasi dari kapten kapal KLM Sanya Pacific High, Irwandi, bahwa kapal KLM Sanya Pacific High membutuhkan bantuan di sekitar Perairan Pulau Pam.
Staf kemudian melapor ke Komandan Kodaeral XIV Laksamana Muda Djatmoko, yang langsung merespons cepat dengan memerintahkan komandan kapal TD Umsini untuk segera mencari dan mengevakuasi kapal KLM Sanya Pacific High. Pada Selasa (3/3) pukul 17.15 WIT, kapal TD Umsini Kodaeral XIV berangkat menuju lokasi kejadian.
Pada Rabu (4/3) sekitar pukul 00.04 WIT, kapal TD Umsini Kodaeral XIV tiba di lokasi. Tujuh jam kemudian, kapal pesiar dievakuasi setelah mempertimbangkan faktor keamanan, baik cuaca maupun medan.
Baca Juga: Bandara Manggelum Papua Selatan akan Beroperasi Kembali, Personel Pasgat Siaga
Kapal KLM Sanya Pasific High kemudian ditarik kapal TD Umsini Kodaeral XIV menuju kolam bandar di sekitar wilayah Pelabuhan Umum Sorong, Papua Barat Daya.
Komandan kapal TD Umsini Kodaeral XIV Peltu (Nav) Aris Malulun menyampaikan bahwa sembilan anak buah kapal (ABK) KLM Sanya Pacific High dalam keadaan aman dan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Prioritas utama kami adalah keselamatan personel serta memastikan kapal dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih aman untuk pemeriksaan teknis lebih lanjut," kata Aris. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































