Kapal Perang Singapura Sandar di Tanjung Perak, Latih Taruna di Surabaya

Jakarta, IDM – Kapal perang Angkatan Laut Singapura, RSS Stalwart-72, merapat di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. Kapal perang jenis fregat ini bersandar selama empat hari hingga Kamis (8/10).
Kapal yang dipimpin Letkol Choy Seng Tuck ini membawa puluhan midshipmen atau taruna Angkatan Laut Singapura. Mereka singgah di Surabaya untuk menjalani latihan navigasi, kebaharian, dan kepemimpinan laut dalam program Midshipmen Sailing Training Deployment (MSTD) 2026.
Baca Juga: HUT ke-81 TNI, KSAD Maruli Tegaskan Komitmen Perkuat Soliditas dan Profesionalisme
Jajaran TNI AL menyambut langsung kedatangan kapal perang negara tetangga tersebut. Asisten Operasi Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Asops Dankodaeral) V Kolonel Laut (P) Didik Kusyanto hadir mewakili Dankodaeral V Laksda TNI Ali Truswanto di lokasi penyambutan.
Didik membacakan amanat tertulis yang menekankan pentingnya kerja sama maritim antarkedua negara.
"Hubungan yang telah terjalin dengan baik antara kedua angkatan laut merupakan modal penting dalam membangun kepercayaan, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan stabilitas maritim kawasan," kata Didik membacakan sambutan Dankodaeral V, dikutip Senin (5/10).
Baca Juga: HUT ke-81 TNI, Presiden Prabowo Kukuhkan Ratusan Satuan Baru Tiga Matra
Ali berharap seluruh rangkaian latihan dan kegiatan di Surabaya berjalan lancar. Ia meminta para prajurit memanfaatkan momen ini untuk bertukar pengalaman dan mempererat komunikasi.
Selain menggelar latihan navigasi, para kru RSS Stalwart juga bakal menggelar aksi sosial bersama warga Surabaya sebelum kembali berlayar.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































