HANKAM

Kapal Perang Australia Bersandar di Bali selama Empat Hari, Ini Agendanya

Cokorda G.P. Pemayun
Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (P) Cokorda G.P. Pemayun menyambut kedatangan HMAS Cape Woolamai 318. (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – Kapal perang Angkatan Laut Australia HMAS Cape Woolamai 318 bersandar di Pelabuhan Benoa, Bali, Senin (22/9). Kunjungan kapal patroli kelas Cape itu dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (25/9).

Kunjungan HMAS Cape Woolamai 318 dalam rangka refuel, replenishment, and liberty atau pemenuhan logistik dan pengisian bahan bakar sebelum melanjutkan pelayaran ke Darwin, Australia.

Baca Juga: Pesan Persaudaraan Indonesia dan Malaysia di Latma Puncak Malindo-8 2025

Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (P) Cokorda G.P. Pemayun didampingi jajaran serta anggota Pramuka Saka Bahari binaan Lanal Denpasar menyambut kedatangan HMAS Cape Woolamai 318 serta turut memberikan penghormatan secara militer atas kedatangan kapal perang tersebut.

Cokorda mengatakan, kunjungan HMAS Cape Woolamai 318 merupakan bagian dari hubungan bilateral yang baik antara TNI AL dan Royal Australian Navy (RAN).

HMAS Cape Woolamai 318
HMAS Cape Woolamai 318. (Foto: Dok. Royal Australian Navy)

“Kehadiran HMAS Cape Woolamai menjadi wujud kerja sama yang terus terjalin erat antara kedua negara, khususnya dalam bidang maritim,” kata Cokorda dalam keterangan pers, Rabu (24/9).

Penyambutan tersebut merupakan implementasi dari program prioritas Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali yang menekankan kepada seluruh prajurit TNI AL agar dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya dalam mengemban tugas diplomasi, khususnya di wilayah perairan Indonesia-Australia.

Baca Juga: Bakamla Ungkap Ancaman Nyata Keamanan Laut Indonesia

Adapun HMAS Cape Woolamai 318 merupakan kapal patroli yang memiliki panjang 58,1 meter.

Kapal membawa 21 kru, dengan kecepatan maksimal 25 knots, dan memiliki dua meriam 12.7 kaliber mm. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.