Kapal Layar Kadet Vietnam Le Quy Don Sandar 4 Hari di Surabaya

Jakarta, IDM – Kapal layar latih milik Angkatan Laut Vietnam, VPN Le Quy Don-286 yang dipimpin oleh Kapten Nguyen Dinh Giang sandar di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (17/7). Kapal tersebut turut membawa kru sebanyak 120 prajurit.
Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) V Marinir Letkol (Mar) Iman Wahyudi menyambut kedatangan kapal layar latih tersebut dan para prajurit pangkalan langsung melaksanakan pengamanan saat sandar.
Baca Juga: TNI Tembak Mati 3 Orang Gerombolan OPM di Puncak Jaya
"Secara umum, hal ini merupakan fungsi sebagai satuan pertahanan pangkalan mengamanan objek vital atau fasilitas yang menjadi tanggung jawab Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V," ujar Iman, dikutip dari keterangan Pasmar 2.
Iman mengungkapkan, kedatangan kapal layar latih Le Quy Don dalam rangka agenda kunjungan persahabatan (port visit). Dijadwalkan, kapal layar latih Vietnam itu akan sandar di Surabaya selama 4 hari ke depan, yakni dari 17-20 Juli.
"Rencananya, kapal layar Le Quy Don bertolak dari Surabaya menuju Brunei Darussalam pada Sabtu (20/7), sekitar pukul 09.00 WIB," ungkap Iman.
Baca Juga: Selain Hapus Larangan Berbisnis, TNI Juga Usul Tambah Pasal Ini untuk Direvisi dalam UU
Adapun Le Quy Don merupakan kapal layar latih untuk para kadet Akademi Angkatan Laut Vietnam, jenis bargentin tiga tiang yang dibangun di Polandia.
Kapal layar latih Vietnam ini memiliki panjang 67 meter, lebar 10 meter, draft 4 meter, tinggi 41,8 meter, dan bobot 950 ton, memiliki kecepatan maksimal 12 knot serta mampu menampung awak sebanyak 66 anak buah kapal (ABK), ditambah 58 orang kadet. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































