HANKAM

Kapal Induk Garibaldi Datang, TNI AL Pertimbangkan Bentuk Satuan Baru

Kapal induk ITS Garibaldi
Kapal induk ITS Garibaldi tiba di Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Laut mempertimbangkan membentuk satuan kapal baru untuk kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi.

Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengatakan, kapal induk Garibaldi dimasukkan ke satuan kapal bantu (satban) untuk sementara waktu.

Baca Juga: Perbaikan Kapal Induk Garibaldi akan Dilakukan PT PAL dan Fincantieri, Difokuskan untuk OMSP

“Mungkin sementara kapal ini masuk di satuan kapal bantu. Nanti kita lihat, yang tepat di mana. Apakah kami perlu membangun satuan baru, apakah di Satban Komando Armada (Koarmada) atau Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil)? Nanti kami masih pertimbangkan itu,” kata Ali saat menyambut kedatangan ITS Giuseppe Garibaldi di Dermaga 107, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9).

TNI AL juga menyiapkan Teluk Ratai, Lampung, sebagai pangkalan eks kapal induk Angkatan Laut Italia tersebut.

Ali mengatakan, Teluk Ratai dipilih karena geografis dan lokasi yang memadai. Draft atau jarak vertikal bagian terbawah kapal hingga permukaan air juga cocok untuk Garibaldi.

Sjafrie Sjamsoeddin dan Muhammad Ali
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin didampingi KSAL Laksamana Muhammad Ali meninjau ITS Giuseppe Garibaldi. (Foto: Dok. Dispenal)

“Akses navigasinya bagus, agak terlindung juga. Mungkin itu yang jadi pilihan. Tapi ada pangkalan-pangkalan lain juga yang kami siapkan, nanti kami pertimbangkan lagi,” tutur KSAL.

Diketahui, kapal induk Garibaldi yang merupakan hibah dari pemerintah Italia, tiba di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (18/9). Garibaldi berlayar dari Italia pada 24 Agustus lalu, dan tiba di perairan Indonesia pada Kamis (17/9).

Baca Juga: Lanud Sjamsudin Noor Siapkan Tangki Portable untuk Penanganan Titik Rawan Karhutla

Garibaldi akan difokuskan untuk operasi militer selain perang (OMSP) dengan diharapkan bisa membawa banyak helikopter dan kendaraan nirawak atau drone.

Rencananya, kapal induk yang digunakan AL Italia sejak 1985 itu akan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya. Pemberian nama dan pergantian bendera akan dilaksanakan pada 24 September 2026.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.