Kapal Bakamla Tiba di Aceh, Bawa 92,2 Ton Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Banjir-Longsor

Jakarta, IDM – Kapal Badan Keamanan Keamanan Laut (Bakamla) RI KN. Pulau Dana-323 tiba di Pelabuhan Lhokseumawe, Aceh, Selasa (23/12), membawa bantuan kemanusiaan bagi korban banjir dan longsor. Bantuan logistik yang dibawa seberat 92,2 ton.
Kedatangan KN. Pulau Dana-323 yang dikomandani Letkol Bakamla Umar Dhani disambut langsung oleh Bupati Aceh Utara Ismail beserta jajaran pemerintah daerah setempat.
Baca Juga: Usai Tempuh 211 Kilometer, Yonif 413 Kostrad Sabet Juara I Tonting YWPJ Kodam IV/Diponegoro
“Bantuan yang kami salurkan hari ini merupakan hasil donasi personel Bakamla RI serta kolaborasi dengan masyarakat Batam, instansi terkait, dan warga Kepulauan Riau yang bergerak serempak untuk membantu saudara kita di Sumatra,” kata Umar Dhani.
Umar Dhani menyampaikan bahwa pelaksanaan misi kemanusiaan ini merupakan tindak lanjut langsung atas perintah Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Irvansyah.

Sementara itu, Ismail menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bakamla RI atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ismail menjelaskan, dari total 27 kecamatan di Aceh Utara, 25 kecamatan terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
“Apa yang telah diberikan Bakamla RI sungguh sangat dibutuhkan oleh masyarakat kami di sini,” ujar Ismail.
Baca Juga: TNI Kirimkan Bantuan Gunakan Boks Khusus Berbalut Baling-baling
Keberangkatan KN. Pulau Dana-323 dilepas oleh Direktur Operasi Udara Maritim Bakamla RI Laksma Bakamla Bambang Somantri, sebagai unsur kedua pengiriman bantuan kemanusiaan. Sebelumnya, Bakamla RI telah mengirimkan bantuan tahap pertama melalui KN. Pulau Nipah-321 dengan total muatan 70 ton.
KN. Pulau Dana-323 bertolak dari Dermaga Macgobar, Batam, Kamis (18/12), menuju Lhokseumawe sebagai bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan Bakamla RI dalam membantu percepatan penanganan dampak bencana di Sumatra. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































