Kala Pasukan Kuda TNI AD Sambut Kedatangan Erdogan

Jakarta, IDM – Detasemen Kavaleri Berkuda (Denkavkud Pussenkav) TNI AD turut serta dalam penyambutan presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu, (12/2) kemarin.
Baca Juga: TNI AD Perbaiki Jembatan yang Menghubungkan Dua Kampung di Papua
Dilansir keterangan Denkavkud, Kamis, (13/2) total pasukan ini mengerahkan 60 ekor kuda. Detasemen Kavaleri Berkuda berperan sebagai Pasukan pengawal Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan saat memasuki Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Bongkar Pagar Laut, 7 Prajurit TNI AL Terluka Kail hingga Tersengat Ikan Pari

Pasukan ini dipimpin langsung oleh Komandan Denkavkud Pussenkav Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan. Kala Erdogan tiba mereka membentuk formasi dan bergerak maju dan mengiringi mobil Presiden Erdogan menuju Istana Bogor dengan formasi yang dibagi menjadi 2 (dua) kelompok yaitu 30 ekor kuda sebagai Pengawal depan dan 30 ekor kuda sebagai pengawal belakang. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































