Kadispenad Sebut TNI AD Kerahkan 351 Kodim untuk Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta, IDM – Guna mendukung program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait Makan Bergizi Gratis (MBG), TNI AD mengerahkan personel dari 351 Kodim yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana saat dihubungi redaksi pada Senin (6/1) sore.
“Setiap Kodim memiliki peran strategis dalam mendukung program ini, terutama dalam pembangunan dan pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” ujarnya.
Baca Juga: Pasmar 2 Siapkan Prajurit untuk Program Bakti Sosial di MNEK 2025
Melalui berbagai langkah strategis, lanjut Wahyu, TNI AD mempersiapkan jajarannya dengan memberikan pelatihan dan pembekalan teknis. Ia menjelaskan, para personel dilatih secara khusus untuk memahami operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mulai dari pengolahan bahan makanan, pemenuhan standar gizi, hingga mekanisme pendistribusian makanan bergizi kepada para penerima manfaat.
Selain itu, untuk memperlancar penyaluran MBG, pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait.
“TNI AD melalui Kodim-Kodim menjalin kerja sama erat dengan pemerintah daerah, dinas terkait, serta pihak-pihak lain yang mendukung pembangunan infrastruktur dan penyediaan fasilitas pendukung SPPG,” jelasnya.
Selain urusan teknis, rekrutmen Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten juga dilakukan, termasuk mencari Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang direkrut untuk menjadi kepala dapur.
“Kodim juga bertugas merekrut karyawan lokal di wilayahnya masing-masing dengan alokasi 49 orang untuk setiap unit SPPG,” kata Wahyu.
Ia melanjutkan, TNI AD memastikan bahwa setiap tahapan pelaksanaan program, mulai dari pembangunan dapur hingga distribusi makanan diawasi secara ketat. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk menjamin program dapat berjalan dengan efektif dan efisien, sehingga pemenuhan gizi masyarakat dapat merata dan berkelanjutan. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































