Kabinda Papua: Kabupaten Pegunungan Bintang Merupakan Mercusuar Papua

Papua, IDM - Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon melaksanakan kunjungan ke Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/12/2021).
Dalam agenda tersebut Kabinda Papua mengatakan Kabupaten Pegunungan Bintang merupakan peradaban Republik Indonesia yang diharapkan pembangunan di wilayah ini akan semakin cepat. "Saya yakin ke depannya Pegunungan Bintang akan menjadi mercusuarnya Papua dan peradaban Republik Indonesia,” ujar Napoleon.
Selain itu, Kabinda mengatakan ke depannya sinergitas antara instansi terkait demi kemajuan infrastruktur, dan keamanan tanah papua. "Kita harapkan memang perkembangan di wilayah ini semakin maju, dan kita harapkan tidak ada lagi gangguan sarana infrastruktur yang perlu kita perhatikan,” tambahnya.
Lebih Lanjut, Kabinda Papua menyerukan agar pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di wilayah pegunungan Bintang.
Turut hadir dalam kegiatan ini, anggota Komisi 1 DPR RI Yan Permenas Mandenas, Danrem 172/Pwy Brigjen TNI Izak Pangemanan, Bupati pegunungan Bintang Spei Yan Bidana, Kapolsek Pegunungan Bintang Akbp Cahyo Sukarnito dan Para Undangan yang hadir. (MAN)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































