Kabaranahan Kemhan Terima Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama

Jakarta, IDM - Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kabaranahan Kemhan) Marsda TNI Yusuf Jauhari, S.Sos., M.Eng. menerima tanda kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., di Ruang Hening Gedung Rd. Suryadi Suryadarma Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, (23/08/21).
selain Marsda TNI Yusuf Jauhari, S.Sos., M.Eng., empat Pati TNI AU yang menerima tanda kehormatan adalah Marsda TNI F. Indrajaya, S.E., M.M. (Ta Pengajar Bidang Hubungan Internasional Lemhanas), Marsda TNI Arief Mustofa, M.M. (Deputi Bid. Koordinator Komunikasi Informasi dan Aparatur Kemenko Polhukam), Marsda TNI Jemi Trisonjaya, M.Tr. (Han) (Sekretaris Bais TNI), , dan Marsda TNI Mohamad Tonny Harjono, S.E. (Sekretaris Militer Presiden Kemensetneg RI).

Penyematan tanda Kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama ini pada hakikatnya merupakan wujud penghargaan negara kepada prajurit TNI Angkatan Udara yang telah menunjukkan kemampuan, kebijaksanaan, dan jasa luar biasa melebihi panggilan kewajiban untuk kemajuan dan pembangunan TNI Angkatan Udara tanpa merugikan tugas pokoknya.
Hadir pada acara tersebut Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, S.H., M.DS., Irjenau, Koorsahli KSAU, para Asisten KSAU, dan Wakapuslaiklambangjaau. (man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































