Jungle dan Sea Survival, Cara Prajurit Lanud Suryadarma Bertahan Hidup di Kondisi Darurat

Jakarta, IDM - Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Suryadarma Kolonel Pnb Sri Duto Dhanisworo menutup latihan Survival Dasar Surya Sakti Tahun Anggaran 2023 di Lapangan Dirgantara, Kamis (16/2).
“Ada beberapa pelajaran penting dan berharga yang bisa diambil dari pelaksanaan kegiatan ini, antara lain, memahami, mengerti dan merasakan bagaimana bertahan hidup atau survive ketika terjadi emergency atau berada dalam keadaan darurat,” ungkap Danlanud Suryadarma.
Setiap kesulitan yang ditemui di medan latihan menurut Sri Duto akan membentuk karakter prajurit, di antaranya karakter sabar, tahan uji dan pantang menyerah. Karakter tersebutlah yang dibutuhkan oleh para prajurit untuk menghadapi tantangan tugas di masa depan.

Sebagai Lanud operasi dengan Skadron Udara di dalamnya, para personel di Lanud Suryadarama harus memiliki kesiapan dalam operasi, salah satunya dilakukan melalui pembinaan kemampuan operasi personelnya. Untuk itu, latihan Survival Dasar Surya Sakti digelar.
Latihan ini merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh Wing Udara 8 Lanud Suryadarma dan digelar selama tiga hari sejak Selasa (14/2) hingga Kamis (16/2).
Sebanyak 32 personel ikut serta dalam latihan ini, di mana mereka kemudian dibagi ke dalam sejumlah kelompok kecil.
Baca: Close Circuit, Teknik Selam Prajurit Taifib untuk Infiltrasi Bawah Permukaan
Mengutip keterangan Penerangan Lanud Suryadarma dalam Instagram @lanud.suryadarma, Jumat (17/2), secara umum, latihan ini digelar untuk melatih dan meningkatkan kemampuan awak pesawat bertahan hidup dan mencari pertolongan saat pesawat terpaksa melakukan pendaratan darurat, baik di wilayah daratan maupun perairan dengan melaksanakan teori SERE (Survival, Evasion, Resistance, and Escape).
Selama mengikuti latihan ini, para peserta telah ditempa dengan sejumlah teori bertahan hidup yang meliputi jungle survival, sea survival, dan ilmu peta. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































