JS Kunisaki Pindah ke Ketapang, Operasi Chinook Jepang akan Dilakukan di Dua Lokasi

Jakarta, IDM – Kapal pendarat Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF), JS Kunisaki (LST-4003) berpindah dari Dermaga Kijing, Kabupaten Mempawah menuju Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (20/9), di tengah operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Perpindahan tersebut dilakukan setelah berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia. Kementerian Pertahanan Jepang melalui keterangannya, menyatakan bahwa JS Kunisaki dipindahkan ke posisi yang lebih sesuai untuk operasi berkelanjutan.
“Dengan mempertimbangkan situasi kebakaran hutan dan kondisi cuaca,” tulis Kemhan Jepang melalui unggahan resmi akun X, dikutip Senin (21/9).
JS Kunisaki berpindah ke Ketapang dengan turut membawa helikopter CH-47 Chinook untuk membantu operasi pemadaman karhutla melalui water bombing.
“Mulai sekarang, helikopter CH-47 akan melakukan operasi pemadaman kebakaran dari dua lokasi: Pelabuhan Kijing dan lepas pantai Ketapang,” tulis Kemhan Jepang.
Baca Juga: Personel Brimob Juara I Menembak di Piala Panglima TNI
Pada Senin (21/9), Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin juga telah menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, H.E. Ueno Atsushi, yang salah satunya membahas operasional Chinook untuk pemadaman karhutla di wilayah Kalimantan.
Diketahui, operasi pemadaman oleh helikopter Chinook Jepang sempat ditunda karena kualitas udara dan visibilitas yang buruk. Helikopter Chinook sempat memadamkan api di kawasan Pontianak pada Rabu (16/9).
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































