Jet Tempur Rafale Batch Pertama akan Tiba pada Februari atau Maret 2026

Jakarta, IDM – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono mengatakan, jet tempur Rafale akan tiba di Tanah Air pada Februari atau Maret tahun depan.
“Rencananya antara Februari atau Maret, kita akan menerima batch pertama, tiga pesawat dulu,” ujar KSAU Tonny saat ditemui di Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (13/9).
Baca Juga: KSAL: Penguasaan Teknologi Bawah Air dan Kapal Selam Kunci Hadapi Dinamika Keamanan Maritim
Satu bulan kemudian, tiga pesawat selanjutnya rencananya tiba lagi di Indonesia. Batch atau tahap pertama enam Rafale akan datang.
Enam Rafale tahap pertama tersebut akan ditempatkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru. Dua skadron yang disiapkan, yakni Skadron Udara 12 dan Skadron Udara 16.
“Disposisi pertama ada di Pekanbaru. Sejauh ini kita sedang menyiapkan sarana prasarana dan infrastruktur yang ada di Pekanbaru untuk bisa menerima pesawat Rafale,” kata Tonny.
Baca Juga: Marinir di Papua Intensifkan Patroli Hutan Mangrove, Jaga Patok Batas dan Ekosistem Pesisir
Diketahui, Kementerian Pertahanan RI memesan 42 jet tempur Rafale dari Dassault Aviation, pabrikan asal Prancis. Rafale bakal menjadi jet tempur generasi 4.5 pertama Indonesia.
Adapun TNI AU saat ini memiliki jet tempur F-16, Hawk, dan Sukhoi Su 27/30. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































