Jenderal TNI AD Terima Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik dari TNI AL

Jakarta, IDM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Windiyatno menerima Penganugerahan Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hipebarik.
Penghargaan ini diberikan langsung Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut VI (Dankodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz bertempat di Gedung Hyperbarik Chamber Rumah Sakit TNI AL (Rumkital), Kota Makassar, Kamis (9/10).
Baca Juga: Rotasi Jabatan, Letkol Pnb Adhe Irmansyah Resmi Pimpin Skadron Udara 33
Dilansir dari keterangan Penkodam XIV/Hasanuddin, penganugerahan brevet ini merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan dari TNI Angkatan Laut kepada Windiyatno atas dukungan dan perhatian dalam meningkatkan sinergitas serta kerja sama lintas matra, khususnya dalam bidang kesehatan penyelaman dan hiperbarik di wilayah kerja Kodam XIV/Hasanuddin dan Kodaeral VI.
Setelah penyemangat brevet ini, Windiyatno menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan atas kehormatan yang diberikan oleh Kodaeral VI. Ia berharap melalui momentum ini, sinergitas dan soliditas antar matra TNI semakin kuat dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Baca Juga: Dikendalikan dari Lapas, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 9,3 Kg Narkoba di Selat Riau
Acara penganugerahan diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama, profesionalisme, dan semangat kebersamaan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































