Jelang Sertijab KSAU, Ini Pesan Marsekal TNI Fadjar untuk Perwira dan Generasi Penerus TNI AU

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar prasetyo menggelar exit briefing di GSG Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Rabu (3/4).
Pelaksaan exit briefing tersebut dilaksanakan jelang serah terima jabatan (sertijab) KSAU, yang dijadwalkan pada Jumat (5/4) mendatang.
Mengawali sambutannya, KSAU mengungkapkan rasa bangga telah mengabdi serta menjadi bagian dari TNI Angkatan Udara (TNI AU) selama 35 tahun. Di akhir pengabdiannya, ia juga berterima kasih karena mendapat kehormatan menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara.
Baca Juga: Mengenal Program Rosita Mama Papua yang Digalakkan Satgas Condromowo Kostrad
“Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pejabat dan segenap prajurit serta PNS TNI Angkatan Udara atas dukungan yang diberikan untuk keberhasilan tugas," kata Marsekal TNI Fadjar dikutip dari keterangan TNI AU dalam Instagram @militer.udara.

Kepada generasi penerus TNI AU, KSAU berpesan agar mereka dapat senantiasa menjaga kehormatan diri serta satuan di manapun mereka berada. “Terus tingkatkan kemampuan diri, perkaya literasi serta tingkatkan kemampuan bahasa asing,” sambungnya.
Sementara itu, kepada para perwira TNI AU, Marsekal TNI Fadjar berpesan untuk menjadi pemimpin yang visioner serta komprehensif. “Selalu jadi kesatria yang tidak lari ketika menghadapi masalah,” kata dia.
Baca Juga: Panglima Mutasi 53 Jabatan Perwira Tinggi TNI AL, Siapa Saja?
Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dilantik sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara sejak 20 Mei 2020. Fadjar merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1988. Ia mengawali kariernya sebagai penerbang pesawat tempur A-4 Skyhawk dengan callsign "Bobcat".
Sejumlah jabatan strategis yang pernah dia emban di antaranya Pangkogabwilhan II (2019-2020); Pangkoopsau I (2018—2019); Pangkoopsau II (2018); dan Danlanud Halim Perdananakusuma (2016—2018). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































