Jelang Sea Phase Latma Carat, Marinir Embarkasi ke Kapal Perang

Jakarta, IDM - Memasuki tahap sea phase latihan bersama Cooperation Afloat Readiness And Training (Carat) 2022, prajurit Korps Marinir melaksanakan embarkasi ke KRI Teluk Palu-523 dan KRI Surabaya-591 di Surabaya, Jumat (16/12).
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Sabtu (17/12), embarkasi sejumlah material juga dilakukan, seperti perahu karet, meriam How 105 mm, ranpur tank BMP 3F, KAPA K61, LVTP7-A1, RM70 Grad Vampire dan material kemarkasan. Lalu, keesokan harinya dilaksanakan lintas laut menuju daerah latihan di Situbondo.

Latma Carat 2022 fokus pada operasi amfibi dan operasi darat dengan Pusat Komando Militer Indonesia dan Amerika. Latihan ini menampilkan tiga fase berbeda yang berlangsung dari 7-21 Desember.
Pada fase pertama, kegiatan dominan teori dan diskusi materi latihan. Topik yang dibahas meliputi intelijen bidang maritim, sistem pesawat nirawak, public affair, penyelaman dan konstruksi bawah air, pertahanan pangkalan, hukum, medis dan komunikasi antar organisasi.

Baca: Tiga Kapal Perang Koarmada II Latihan Tingkat L-3 di Wakatobi
Fase kedua, mencakup aplikasi praktis dari teori dan diskusi yang dilaksanakan serta mendirikan pusat komando dan kendali bersama. Fase ketiga, pusat komando dan kendali bersama akan mengendalikan operasi laut, dilanjutkan pendaratan pasukan di Pantai Banongan Situbondo oleh TNI AL, US Navy dan US Marine Corps. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































